Suara.com - Wakil Ketua DPR dari PKS Fahri Hamzah menyarankan kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Ketua DPR Ade Komarudin untuk duduk bersama sebelum ada keputusan resmi tentang pergantian posisi ketua dewan.
"Makanya saya mengusulkan ada percakapan yang lebih luas sehingga ini betul-betul menjadi satu pelajaran yang baik dan kesimpulan yang secara baik. Saya menyarankan itu," kata Fahri di DPR, Selasa (22/11/2016).
Fahri menyebutkan tiga alasan ketua DPR diganti sebagaimana ketentuan UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Pertama, karena ketua dewan meninggal dunia, kedua karena mengundurkan diri secara sadar, dan ketiga karena diberhentikan.
"Untuk diberhentikan itu, ada beberapa pihak yang memberhentikan. Pertama negara karena melanggar UU, kemudian Mahkamah Kehormatan Dewan melalui paripurna, ketiga adalah partai, di mana partai itu harus ada argumennya, tidak bisa tidak ada argumen," tutur Fahri.
Fahri mengatakan sampai hari ini pimpinan dewan belum menerima surat dari DPP Partai Golkar terkait rencana pergantian jabatan ketua DPR. Kendati demikian, Fahri sudah mendengar tentang rencana tersebut.
"Saya belum mengerti, karena belum tahu suratnya seperti apa, duduk perkaranya seperti apa," katanya.
Ketua DPR merupakan jatah Partai Golkar yang saat ini diisi Ade Komarudin. Dulu, Ade menggantikan Novanto yang mundur karena tersangkut kasus Freport Indonesia atau yang dikenal sebagai skandal "papa minta saham."
Berita Terkait
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
Beda dari Biasanya, Sidang Tahunan MPR 2026 Tak Undang Perwakilan Negara Sahabat
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Masih Rahasia, Prabowo Godok Banyak Nama Sebelum Kirim Surpres Calon Gubernur BI ke DPR
-
Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!