Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghadiri acara penyerahan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/11). [Antara]
Presiden Joko Widodo membuka Konfrensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016). Konfrensi ini diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam acara konfrensi pemberantasan korupsi ini, KPK juga akan meluncurkan program Jaga berbasis aplikasi online.
Pada akhir tahun lalu, KNPK ke-10 digelar di ruang Nusantara V, gedung DPR, Senayan yang dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ketika itu Kalla menekankan pemberantasan korupsi di tanah. Air harus terus digalakkan.
Dalam konfrensi kali ini, sejumlah Menteri Kabinet Kerja tampak hadir, diantaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Mariti Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menkum HAM Yasonna Laoly. Kemudian juga terlihat hadir Kapolri Jenderal Tito Karnavian, para pimpinan lembaga penegak hukum lainnya serta para Komisioner KPK.
Komentar
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Dana Desa Tepat Sasaran Kepada Masyarakat
-
Choel Dipanggil KPK, Roy: Publik Bisa Nilai Di Balik Itu Ada Apa
-
Jokowi Kembali Tegaskan Komitmen Deregulasi Sektor Properti
-
Jokowi Kritik Aparat Sipil Negara Tinggalkan Mental Priyayi
-
Jokowi Ingatkan PNS Harus Netral Dalam Pilkada Serentak 2017
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum