Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Bupati Nganjuk Taufiqurrahman di areal Pendopo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terkait dugaan korupsi kegiatan APBD Nganjuk kurun waktu 2009-2015.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Nganjuk Ghozali Affandi mengemukakan rombongan KPK datang dan langsung bertemu dengan Bupati.
"Tadi rombongan datang dan memeriksa sejumlah lokasi, termasuk ruangan Bupati," katanya saat dikonfirmasi, Senin (5/12/2016).
Ia mengaku tidak tahu persis pemeriksaan detail terkait dengan kedatangan KPK tersebut. Ia hanya memantau dari luar, sementara rombongan ke dalam ruangan dan pegawai yang tidak berkepentingan langsung tidak diperbolehkan masuk.
Namun, informasi yang didapat, tim KPK itu sengaja melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi APBD Nganjuk kurun waktu 2009-2015.
"Kalau soal apa penggeledahan itu, saya kurang tahu," kata Gazali.
Rombongan KPK tersebut datang sekitar jam 10.00 WIB. Rombongan disambut Bupati dan dipersilakan masuk ke ruang dinasnya. Mereka pun langsung masuk ke ruang dinas Bupati dan memeriksa sejumlah berkas terkait dengan pemanfaatan APBD.
Selain menggeledah ruang Bupati Nganjuk, rombongan KPK juga menggeledah Unit Layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Nganjuk serta rumah pribadi Bupati Nganjuk di Jalan Kartini, Kabupaten Nganjuk.
KPK sebelumnya juga melakukan penggeledahan di rumah Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, yang berada di Kabupaten Jombang, hingga akhirnya melanjutkan penggeledahan di Nganjuk.
Pemeriksaan itu dilakukan secara tertutup. Wartawan pun hanya bisa menunggu dari luar, sementara petugas melakukan penggeledahan, melihat satu per satu berkas yang ada di ruangan.
Petugas dari Polres Nganjuk juga berjaga di depan ruangan. Mereka bersenjatakan lengkap, dan melarang yang tidak berkepentingan masuk ke dalam ruang penggeledahan.
Sementara itu, adanya penggeledahan itu, tidak mengganggu aktivitas para pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Pemkab Nganjuk. Mereka tetap mengerjakan tugasnya hingga jam kantor selesai.
Namun, beberapa PNS juga ada yang penasaran dan mereka sengaja ke luar ruang melihat langsung kedatangan serta penggeledahan yang dilakukan petugas KPK tersebut.
Penyidikan dugaan korupsi oleh KPK ini sudah berlangsung lama. KPK juga telah melakukan pemanggilan kepala dinas sejumlah instansi, misalnya Dinas PU Pengairan, PU Cipta Karya dan Tata Ruang Daerah, PU Bina Marga Kabupaten Nganjuk.
Selain para pejabat di instansi itu, KPK juga memeriksa sejumlah rekanan, termasuk Bupati Nganjuk juga sempat dimintai keterangan oleh KPK.
Sementara itu, sejumlah barang juga terlihat dibawa setelah penggeledahan itu. Terdapat sepeda motor trail yang dibawa dari tempat kerja Bupati Nganjuk. Selain itu, juga terdapat sejumlah dokumen penting yang ikut dibawa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!