Salah seorang nelayan tradisional asal Desa Blukat Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh belum ditemukan setelah dilaporkan hilang saat melaut tiga hari lalu bersama rekannya.
Nelayan dimaksud bernama Yushasbi (40), dikabarkan hilang di sekitar perairan Aceh Utara.
Sedangkan temannya yang bernama Puput (26), ditemukan dalam keadaan selamat, Senin pagi.
Menurut keterangan Panglima Laot (Lembaga Adat Laut) Kecamatan Dewantara Didi Darmadi, Puput ditemukan nelayan asal Idi, Aceh Timur, dalam keadaan lemas di atas rumpon, dan sekarang masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan Yushasbi, hingga sekarang keberadaannya belum diketahui, setelah berpisah dengan Puput.
Didi menyebutkan, awalnya keduanya pergi melaut pada Kamis (1/12/2016) dini hari. Saat sedang melaut, mesin boat yang mereka tumpangi rusak dan mati. Selanjutnya, kondisi ombak pun tinggi dan perahu mereka dihempaskannya.
Lalu, pada Sabtu kemarin, mereka melihat rumpon (rumah ikan) di sekitar perairan Aceh.
Selanjutnya, Puput dalam keadaan lemah berenang ke rumpon tersebut dengan maksud untuk mengikat tali boat agar tidak terbawa ombak.
"Tetapi, tali motor boat yang dipegang oleh Puput terlepas. Sementara Yushasbi bersama boat kembali dihempas ombak dan hilang. Sedangkan Puput bertahan di atas rumpon, sebelum akhirnya ditemukan oleh nelayan dari Aceh Timur pada Senin pagi," ujar Panglima Laot Kecamatan Dewantara, Senin (5/12/2016).
Hilangnya dua nelayan itu, diketahui setelah dilapotkan oleh pemilik boat kepada panglima laot setempat, mengingat boat dimaksud yang ditumpangi oleh Yushasbi dan Puput belum kembali sudah beberapa hari.
Malahan, pemilik boat mengira keduanya sudah pulang ke Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar.
Menurut Yushasbi, warga kelahiran Desa Bluka Tebai, Kecematan Dewantara itu, sudah lama pergi melaut di Pulau Aceh. Sedangkan Puput memang nelayan asal Pulau Aceh. Tetapi, keduanya sering singgah di Desa Bluka Tebai, Kecamatan Dewantara.
Camat Kecamatan Dewantara Amir Hamzah membenarkan kejadian tersebut. Bahkan dirinya baru pulang dari Desa Bluka Tebai.
Seorang nelayan, ujar Amir, bernama Puput masih dirawat di rumah sakit Kabupaten Aceh Timur.
"Kondisinya dalam keadaan lemas. Sementara satu korban lagi belum ditemukan hingga kini," katanya pula.
Begitu mendapat kabar tersebut, nelayan melakukan pencarian terhadap korban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hyunsuk CIX Gabung Study Group 2, Bakal Jadi Musuh Utama Hwang Minhyun
-
Hilang 3 Hari, Eks Sales Rokok di Nganjuk Ditemukan Terkubur Tak Wajar di Pekarangan Rumah
-
3 Zodiak Paling Dibenci karena Sifatnya yang Nyebelin, Ada Favoritmu?
-
Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional
-
Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 5 Produk Lokal yang Murah
-
Gelegar Ledakan di Malam Sunyi: Toko Sembako di Mojoagung Ludes Terbakar, Satu Korban Terluka
-
Emas Diprediksi Meroket ke Level Tinggi Imbas Aksi Borong Bank Sentral Dunia
-
DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar
-
Final Piala Dunia 2026 Hari Apa? Catat Tanggal, Jam, dan Cara Nonton Resminya