- PMI asal Tangerang, Nur Afni Afriyanti, terlantar di Arab Saudi setelah kondisi kesehatannya memburuk saat bekerja.
- Nur Afni diberangkatkan secara ilegal pada November 2024 melalui Surabaya oleh oknum berinisial Y tanpa catatan resmi.
- Disnaker Tangerang berupaya memulangkan korban dan melacak agen ilegal yang memberangkatkan Nur Afni untuk dimintai pertanggungjawaban.
Suara.com - Kisah pilu datang dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. Nur Afni Afriyanti, yang bermimpi mengubah nasib di negeri orang.
Ia kini justru terjebak dan terlantar di sebuah agen penyalur pekerja migran di Arab Saudi, memohon untuk segera dipulangkan ke pelukan keluarganya di tanah air.
Harapannya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga kandas setelah kondisi kesehatannya memburuk. Ironisnya, Nur Afni diduga kuat merupakan korban dari sindikat penyalur PMI nonprosedural atau ilegal, yang nekat memberangkatkannya meski dalam keadaan tidak sehat.
Perjalanan tragis Nur Afni dimulai pada November tahun lalu. Ia diberangkatkan oleh seorang oknum penyalur tenaga kerja yang hanya diketahui berinisial Y.
Bukan melalui jalur resmi dari Jakarta, Nur Afni justru diterbangkan dari Surabaya, Jawa Timur, sebuah taktik yang kerap digunakan sindikat untuk menghindari pengawasan ketat.
Kondisinya yang sudah sakit sejak sebelum berangkat menjadi bom waktu. Setibanya di Arab Saudi, ia tidak mampu bekerja.
Bukannya mendapat perawatan, Nur Afni justru ditelantarkan oleh pihak agen yang seharusnya bertanggung jawab. Kini, satu-satunya keinginannya adalah kembali ke Indonesia.
Kabar memilukan ini akhirnya sampai ke telinga Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat segera bergerak dan mengonfirmasi bahwa Nur Afni Afriyanti adalah warganya.
Pihak Disnaker memastikan bahwa keberangkatannya sama sekali tidak tercatat dalam sistem resmi.
Baca Juga: Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin Gandeng Kapolri Berantas Jalur Ilegal
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati, menegaskan bahwa status keberangkatan Nur Afni adalah ilegal.
"Saat kita telusuri di data, dia itu tidak ada namanya, ini berarti kan kalau tidak ada di data kita indikasinya dia itu berangkat ilegal. Dia berangkat secara ilegal pada 2025," jelas Iis sebagaimana diwartakan kantor berita Antara, Selasa (3/2/2026).
Fakta yang lebih mengejutkan terungkap dari keterangan pihak keluarga. Menurut Iis, keluarga mengakui bahwa Nur Afni memang sudah dalam kondisi sakit sebelum berangkat, namun ia tetap memaksakan diri demi bisa bekerja di luar negeri.
Hal ini menyoroti betapa berbahayanya jalur ilegal yang mengabaikan prosedur keselamatan paling dasar sekalipun, yaitu pemeriksaan kesehatan.
"Kalau legal itu kan dia di tes kesehatan. Kalau tes kesehatannya dia sakit pasti enggak bisa berangkat, tapi kalau ini dia paksa berangkat walaupun sakit. Saat di sana (Arab Saudi) dia enggak bisa kerja dan sekarang permintaannya ingin dipulangkan," terangnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak tinggal diam. Sebagai langkah awal, Disnaker kini tengah berupaya keras melacak keberadaan oknum sponsor atau agen berinisial Y yang memberangkatkan Nur Afni untuk dimintai pertanggungjawaban penuh.
Berita Terkait
-
Padahal Berlatar Myanmar, Syuting Film Extraction: Tygo di Jakarta Bikin Macet dan UMKM Rugi
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Syutingnya Bikin Tangerang Macet Total, Film Lisa BLACKPINK Ternyata Berlatar Myanmar
-
Film Baru Lisa BLACKPINK Bikin Jalan di Tangerang Ditutup, Warga Mengeluh
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
-
Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan
-
Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal
-
67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus
-
Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka