Suara.com - Polrestabes Semarang meringkus seorang lelaki yang sudah empat kali mengirim ancaman bom terhadap pusat perbelanjaan Java Mall Semarang. Ancaman itu dikirim dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan pelaku bernama Norman Dwiantoro (48) merupakan seorang pengangguran. Tersangka Norman Dwiantoro warga Banget Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dia ditangkap bersama barang bukti telepon seluler dan kartu sim yang digunakan untuk mengirim pesan singkat berisi ancaman tersebut.
Pelaku empat kali mengirim pesan singkat berisi ancaman dengan nomor yang sama. Pesan singkat yang ditujukan ke resepsionis Java Mall tersebut berisi ancaman tentang adanya bom yang akan meledak tidak lama lagi.
"Ancaman terakhir dikirim 6 Desember lalu," katanya.
Motif pelaku diduga karena ada masalah dalam keluarganya sehingga melampiaskan dengan cara semacam itu. Ia menjelaskan tersangka tidak pernah memiliki hubungan pihak Java Mall.
"Bukan karyawan, tidak pernah bekerja di tempat itu," katanya.
Atas perbuatannya, tersangka selanjutnya dijerat dengan Undang-undang 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme serta Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tiga Terduga Teroris Jaringan yang Ingin Bom Istana Ditangkap
-
Kamar Kos Calon Pengantin Bom 104, Al Qurannya Masih Utuh
-
Aksi Bom di Luar Negeri Belum Tentu Terkait dengan Bekasi
-
Ada Bom, Indonesia Minta WNI Waspada di Ankara dan Istanbul
-
Densus Tangkap Terduga Teroris yang Sedang Naik Motor di Ngawi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026