Suara.com - Nama pegawai Mahkamah Agung bernama Dora Natalia Singarimbun sohor setelah video berisi aksinya mengamuk dan mencakar anggota polisi lalu lintas Aiptu Sutisna di daerah Jatinegara Barat, Jakarta Timur, pada Selasa lalu (13/12/2016), viral di media sosial.
Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani Polres Jakarta Timur.
Di tengah proses hukum, netizen masih ramai membicarakan perilaku Dora Natalia. Umumnya, netizen mengolok-olok kelakuan perempuan berjilbab itu yang dianggap tidak patut dicontoh.
Bahkan, salah satu netizen sampai me-mention mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD untuk memberikan nasihat kepada pegawai Mahkamah Agung agar menunjukkan perilaku yang baik.
"Salam'alaykum. Prof @mohmahfudmd mgkn bs ksh wejangan ke mbak @MahkamahAgung ini. Japri aja. MeNASEHATi tdk hrs memperMALUkan kan? ;-) :-)," tulis netizen.
Dengan berkelakar pula Mahfud menanggapi saran netizen.
"Saya tak tahu nomer teleponnya dan tak tahu rumahnya. Gimana cara menasrhati? Lagi pula, kalau saya dicakar gumana? Ogah, ah," tulis Mahfud.
Netizen yang lain kemudian bertanya lagi kepada Mahfud mengenai pasal apa yang bisa dipakai untuk memberi wejangan Dora.
"@mohmahfudmd @kakAng_Gun @MahkamahAgung pake pasal Apa prof menasihatinya spy Belajar Sabar..He3," tulis netizen.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan setelah Sutisna membuat laporan, kasus tersebut diproses.
"Kemarin sudah kami periksa lima saksi, kami juga sudah dapatkan visum, kemudian kami juga masih menunggu dari terlapor," kata Argo.
Argo menambahkan sore ini, rencananya Polres Jakarta Timur akan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak.
Argo mengatakan kemungkinan kepolisian akan memanggil Dora.
"Baru nanti kita akan memanggil yang bersangkutan (Dora) untuk (diperiksa)," kata dia.
Tag
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali