Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan ikut terjun langsung membantu Polri untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Sepertiga kekuatan TNI disiagakan untuk membantu Polri dalam menjaga keamanan.
"TNI setiap saat siaga, sepertiga kekuatan disiagakan. Jadi kapanpun diperlukan (pasukan), ontime tinggal jalan," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kepada wartawan di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (22/12/2016).
Jelang dan saat perayaan Natal-Tahun Baru, TNI juga ikut mengantisipasi ancaman aksi terorisme. Intelijen tentara dikerahkan untuk mencegah gerakan kelompok ekstrim. Gatot mengajak semua masyarakat untuk berperan aktif membantu menyampaikan informasi bila ada kecurigaan terhadap kelompok teroris.
"Jadi intelijen, pasukan termasuk teritorial kami kerahkan semuanya. Apa yang diperlukan Polri kami siapkan, diminta atau tidak diminta informasi yang kami miliki akan kami berikan kepada Polri. Semua bekerja keras bersama-sama, tentunya juga kerjasama dengan semua masyarakat agar kondisi tetap aman dan kondusif. Sehingga saudara-saudara kita bisa merayakan Natal dengan tenang dan damai," ujarnya menjelaskan.
Gatot juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada, namun tetap tenang dalam merayakan Natal.
"Masyarakat tetap waspada, tapi jangan khawatir. Rayakan lah Natal dengan tenang dan penuh damai," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi