Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan keselamatan transportasi (Transportation Safety Awards – TSA) tahun 2016 kepada empat operator penyelenggara pelayanan jasa transportasi yang memenuhi standar dan prosedur keselamatan terbaik. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyerahkan langsung penghargaan tersebut di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Rabu (21/12/2016) siang. Keempat operator penyelenggara pelayanan jasa transportasi terbaik yaitu:
1. PT. Garuda Indonesia (Persero) dengan nilai 95,91;
2. Perum Damri dengan nilai 89,56;
3. PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT. Dharma Lautan Utama dengan nilai 86,94.
Pemberian penghargaan kepada keempat operator tersebut diberikan berdasarkan penilaian pemenuhan perusahaan tersebut terhadap standar dan perolehan keselamatan yang telah ditetapkan untuk masing-masing moda transportasi.
Terdapat beberapa kriteria dalam penilaian penghargaan ini yaitu Organisasi yang meliputi komitmen dan kebijakan serta manajeman keselamatan; Sarana Pelaksanaan Program yang meliputi standar pengadaan dan pelaksanaan keselamatan serta standar perawatan sarana; SDM (Pelaksanaan Program) yang meliputi dukungan SDM terhadap keselamatan serta pembinaan internal perusahaan terhadap SDM keselamatan; dan Pendukung Manajemen Keselamatan yang meliputi database dan sistem pelaporan kegiatan operasional.
Pada sambutannya Menhub Budi mengatakan pemberian penghargaan ini dapat memberikan motivasi bagi operator transportasi untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada seluruh masyarakat pengguna transportasi.
Lebih lanjut Menhub mengatakan bahwa keselamatan transportasi adalah hal yang sangat penting dan wajib untuk dikedepankan dalam penyelenggaraan transportasi. “Itu (keselamatan) sebagai suatu cara kita melayani masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Menhub mengajak seluruh operator transportasi untuk bersama-sama pemerintah melakukan perbaikan terutama terkait dengan regulasi/peraturan bidang transportasi yang dinilai menghambat.
Baca Juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Ramp Check Pesawat
“Ke depan kita harus menciptakan suatu kebijakan, kita sepakat bahwasanya regulasi itu tidak menghambat untuk mengoperasikan, segala sesuatu yg menghambat dalam menjalankan usaha tidak usah diminta akan kita berikan,” ucap Menhub.
Menurut Menhub operator adalah ujung tombak transportasi, untuk itu Kemenhub selaku regulator siap mendukung, “Saya sampaikan bahwasanya rekan-rekan operator ini adalah suatu ujung tombak operasi di udara, darat, laut dan kereta api sehingga seyogyanya Kemenhub selaku regulator selalu mendukung,” pungkasnya.
Pemberian TSA tahun ini merupakan penyelenggaraan TSA kedua setelah yang pertama diadakan pada tahun 2015, dimana sistem penilaian terhadap para peserta dilakukan secara independen. Penilaian penghargaan dilakukan dengan mengevaluasi dan menilai kinerja keselamatan masing-masing operator transportasi pada tahun 2015. Pemberian TSA dilakukan setiap tahun untuk mendorong dan mewujudkan terciptanya pelayanan transportasi yang terbaik dalam menjamin tingkat keselamatan transportasi. Penyelenggaraan kegiatan ini akan terus ditingkatkan dan disempurnakan setiap tahunnya.
Dengan penyelenggaraan pemberian penghargaan kepada para operator ini diharapkan dapat lebih mendorong para penyelenggara pelayanan jasa transportasi untuk secara berkelanjutan meningkatkan kinerja keselamatannya dan memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
-
Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun
-
Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?
-
Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand
-
Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar
-
Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah