Suara.com - Meski telah mengungkap kelompok terduga teroris di Tangerang Selatan, Banten, pihak kepolisian tetap mengantisipasi adanya serangan teror pada perayaan Natal dan tahun baru. Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah merazia rumah kontrakan dan kos.
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia terhadap kontrakan dan rumah kos di wilayah hukum Polda Metro. Hal itu dilakukan menyusul hasil pengungkapan satu terduga teroris bernama Omen yang ditembak mati di sebuah kontrakan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Serpong, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
"Kemarin sudah kita perintahkan jajaran wilayah untuk melakukan itu (razia) karena ternyata saudara Omen baru kira kira 20 hari berada di sana (kontrakan)," katanya.
Selain itu, pihaknya juga meminta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk meningkatkan kewaspadaan di daerahnya masing-masing.
"Sudah kami akan kumpulkan ke babinkamtibnas sekaligus," katanya.
Mantan Kapolda Jawa Barat itu juga meminta kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan kepolisian apabila ada pendatang baru di wilayah mereka yang mencurigakan.
"Sehingga kita tindak menindaklanjuti karena kan kalau Bhabinkamtibmas kan besar satu kelurahan, kalau RT tuh hanya 70 KK satu RT itu," kata dia
Tim Densus 88 Anti Teror telah menyergap dua lokasi terkait jaringan teroris di Tangerang Selatan, Banten„ Rabu (21/12/2016). Setidaknya ada dua tempat yang digerebek petugas yakni di Jalan Raya Serpong, Tangsel dan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Serpong, Tangsel.
Awalnya, petugas menangkap satu orang terduga teroris yaitu Adam Noor Syam. Kemudian dari pengembangan, polisi menggerebek satu tempat lain. Tiga terduga teroris yakni Omen, Irwan dan Helmi tewas ditembak karena melakukan perlawanan.
Berita Terkait
-
Review Good Boy: Aksi Brutal Mantan Atlet Jadi Polisi yang Bikin Tegang
-
Polri akan Luncurkan Fitur Lapor Kehilangan dan Kejahatan Lewat Aplikasi Super App
-
Dari Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari
-
Lelaki Tak Berkepala yang Berjongkok di Rel Kereta Tanpa Palang Pintu
-
TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah