Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Ibu Dedeh (Twitter @DediMulyadi71)
Suara.com - Melalui media sosial, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menceritakan pertemuannya dengan seorang ibu bernama Dedeh. Pertemuan yang berlangsung tadi malam tersebut berlangsung dalam suasana mengharukan.
"Tadi malam bertemu dengan Ibu setengah baya bernama Ibu Dedeh yang sudah 20 tahun ditinggal suaminya meninggal," tulis Kang Dedi melalui akun Twitter.
Kang Dedi menceritakan Ibu Dede adalah seorang perempuan yang hidup sebatangkara. Penghidupannya hanya mengandalkan penghasilan sebagai kuli tandur dengan penghasilan yang tidak menentu. Arti kuli tandur ialah penjual jasa untuk menanam tanaman di sawah bagi siapa saja yang membutuhkan tenaga.
"Tetapi saya tak menyangka, Ibu Dedeh berkata bahwa ia cukup bersyukur dengan keadaan sekarang tanpa ada rasa susah di hatinya," tulis bupati yang dikenal karena gerakan toleransi.
Kang Dedi dan teman-temannya tergerak hati untuk meringankan beban kehidupan Ibu Dedeh. Mereka mengumpulkan rezeki untuk membantu perempuan tersebut.
"Ku kumpulkan sedikit rezeki dengn teman-teman melengkapi rasa bahagia dalam hatinya," tulis Kang Dedi.
Kang Dedi mengatakan pertemuan dengan Bu Dedeh memberikan pelajaran penting tengan kehidupan. Dia mengakui ketahaban dan kehebatan Ibu Dedeh.
"Terima kasih Bu Dedeh, Ibu telah mengajarkan makna syukur dalam hidup," tulis Kang Dedi.
Kang Dedi tak kuasa menahan tangisan ketika pertemuan berlangsung.
Di akun Twitter, Kang Dedi juga mengunggah foto-foto menghargukan bersama Ibu Dedeh.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Dapat Uang Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi Usai Dibully, Guru Atun Malah Sumbangkan ke Anak Yatim
-
Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi
-
Kisah Ibu Guru Atun: Dibully Murid, Dikasih Dedi Mulyadi Rp25 Juta, Lalu Disedekahkan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya