Lima korban luka kejahatan di rumah mewah Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur, dirawat di Rumah Sakit Kartika, Pulomas, Selasa (27/12/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Lima orang korban kejahatan yang terjadi di rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur, saat ini dirawat di Rumah Sakit Kartika, Pulomas, Selasa (27/12/2016).
Petugas keamanan bernama Arif mengatakan kelima korban masuk ke rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB.
"Yang lima telah dipindahkan di ruang perawatan," katanya.
Arif menambahkan beberapa saat lalu, ada satu korban lagi yang masuk ke rumah sakit. Kondisinya sudah meninggal dunia.
"Yang meninggal supir, laki-laki. Satu di rumah sakit ini kondisi tewas," kata dia.
Beberapa waktu yang lalu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mendatangi RS Kartika untuk menjenguk korban.
"Kapolda datang jam 12.00 WIB," kata anggota polisi.
Hingga berita ini diturunkan, awak media dilarang untuk masuk ke dalam rumah sakit. Rumah sakit tersebut saat ini dijaga ketat aparat keamanan.
Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya saat ini sedang menangani kasus pembunuhan itu.
Penyidik telah meminta keterangan saksi. Saksi bernama Evan Sandrego Pratama Putra dan Sheila Putri.
Menurut keterangan saksi bernama Sheila kepada penyidik, dia datang ke rumah itu jam 09.25 WIB.
Setelah curiga telah terjadi perampokan, dia segera melaporkan hal itu ke pospol Kayuputih.
Petugas reserse kemudian meluncur ke tempat kejadian perkara.
Semua korban dimasukkan ke dalam kamar mandi ukuran 1,5 meter X 1,5 meter.
"Dan posisi terkunci dari luar dan para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Setelah pintu kamar mandi dibuka ternyata enam orang sudah dalam kondisi meninggal dan lima orang masih hidup dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit.
Petugas keamanan bernama Arif mengatakan kelima korban masuk ke rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB.
"Yang lima telah dipindahkan di ruang perawatan," katanya.
Arif menambahkan beberapa saat lalu, ada satu korban lagi yang masuk ke rumah sakit. Kondisinya sudah meninggal dunia.
"Yang meninggal supir, laki-laki. Satu di rumah sakit ini kondisi tewas," kata dia.
Beberapa waktu yang lalu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mendatangi RS Kartika untuk menjenguk korban.
"Kapolda datang jam 12.00 WIB," kata anggota polisi.
Hingga berita ini diturunkan, awak media dilarang untuk masuk ke dalam rumah sakit. Rumah sakit tersebut saat ini dijaga ketat aparat keamanan.
Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya saat ini sedang menangani kasus pembunuhan itu.
Penyidik telah meminta keterangan saksi. Saksi bernama Evan Sandrego Pratama Putra dan Sheila Putri.
Menurut keterangan saksi bernama Sheila kepada penyidik, dia datang ke rumah itu jam 09.25 WIB.
Setelah curiga telah terjadi perampokan, dia segera melaporkan hal itu ke pospol Kayuputih.
Petugas reserse kemudian meluncur ke tempat kejadian perkara.
Semua korban dimasukkan ke dalam kamar mandi ukuran 1,5 meter X 1,5 meter.
"Dan posisi terkunci dari luar dan para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Setelah pintu kamar mandi dibuka ternyata enam orang sudah dalam kondisi meninggal dan lima orang masih hidup dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit.
Komentar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Diejek Justin Hubner, Pemain Vietnam Ngamuk-ngamuk: Gak Usah Banyak Bacot!
-
Cushion OMG Matte atau Glow? Ini 2 Pilihan yang Tepat Buat Kondisi Kulit
-
Dugaan Tramadol Dilindungi Oknum LSM di Cimahi, Dedi Mulyadi: Sikat Saja!
-
Sebar Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT RI, Pria Asal Ciamis Ditangkap Polda Metro Jaya
-
Hadapi Sidang Banding, Nadiem Makarim Sindir Pihak yang Lakukan Kriminalisasi terhadap Dirinya
-
Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
-
Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah
-
Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing
-
Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 6 Rekomendasinya
-
Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi