Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan salah satu tersangka pembantaian di rumah pengusaha Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, merupakan pemain lama di dunia kejahatan. Tito tahu dia sejak masih menjabat Kepala Satuan Reserse Polda Metro Jaya.
"Saya bilang itu pemain lama, zaman Kasat Serse Polda Metro Jaya sudah pasien kita. Itu pemain 365 (Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan)," kata Tito dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/12/2016).
Tito mengetahui salah satu tersangka itu setelah melihat rekaman CCTV di rumah Dodi.
Tito mengenalinya karena jalannya pincang. Penjahat yang dimaksud adalah Ramli Butarbutar.
"Saya juga tadi malam mendapatkan nama itu dari tim lapangan Polda bahwa yang satu namanya Ramli Butarbutar. Saya bilang kalau nggak salah panggilannya namanya Porkas itu yang di CCTV kakinya pincang," ujar dia.
Tito mengungkapkan Porkas memimpin komplotan penjahat bernama Korea Utara. Komplotan ini biasa beraksi di Bekasi dan Jakarta Timur, sekitar Pulogadung.
Kelompok ini, kata Tito, dalam beraksi biasanya mengikat korban dan melakban mulutnya agar tak berteriak.
"Itu zaman kita dulu, sekarang main lagi. Berarti itu sudah tua," tutur Tito.
Ramlan beraksi di rumah Dodi pada Senin (26/12/2016) bersama Erwin Situmorang dan diduga bersama dua orang lagi. Mereka menyekap sebelas orang di dalam kamar mandi ukuran kecil. Korban baru ditemukan Selasa (27/12/2016) pagi, enam di antaranya meninggal dunia karena kehabisan oksigen, sedangkan lima lainnya lemas.
Setelah mengolah data CCTV dan keterangan saksi, Ramlan dan Erwin akhirnya berhasil ditangkap di rumah kontrakan Gang Kalong, RT 6, RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, sekitar jam 15.00 WIB tadi.
Mereka ditangkap dengan cara ditembak karena melawan petugas.
Ramlan akhirnya tewas setelah kehabisan darah. Sementara Erwin selamat.
Baca Juga: Lewat Debat Terbuka, Ahok Ingin Rebut 'Swing Voters'
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI