Suara.com - Polda Metro Jaya mencatat sejumlah kasus menonjol yang bisa diungkap pelakunya oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada tahun 2016.
Di awal tahun, Direskrimum Polda Metro Jaya menangani kasus peledakan bom di Pospol Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari.
Masih di awal tahun, Polisi mengungkap kasus pembunuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mana jenazah korban ditemukan di daerah Jasinga, Bogor setelah beberapa waktu kemudian.
Kemudian, polisi juga mengungkap kasus tindak pidana di bidang kesehatan dan atau praktek aborsi di Jakarta Pusat pada 24 Februari.
Selanjutnya, kasus pembunuhan menggunakan racun sianida terhadap korban Wayan Mirna Salihin dengan tersangka Jesica Kumala Wongso juga sudah diselesaikan petugas. Dalam kasus ini, Jesica sudah divonis bersalah dan dihukum 20 tahun penjara.
"Alhamdulillah dengan cukup panjang kasus ini bisa divonis," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/12/2016).
Kemudian, kasus pembunuhan Nur Atikah alias Nur yang tewas dibunuh oleh suami sirinya di rumah kontrakan di Wilayah Cikupa, Tangerang, Banten.
Lalu, kasus pembunuhan Enno Farihah di mana kemaluan korban ditusuk dengan gagang cangkul di mess karyawan di wilayah Kosambi, Kota Tangerang.
Selanjutnya, kasus perampokan disertai penyanderaan di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kepemilikan senjata api ilegal, satwa dilindungi dan kesusilaan dengan tersangka Gatot Brajamusti.
Baca Juga: Pembunuhan di Pulomas Dekat Rumah, Nyctagina Panik
Serta, kasus pembunuhan sekeluarga yang mengakibatkan 6 orang tewas dan 5 orang luka di Pulomas, Jakarta Timur. Kasus ini bahkan terungkap dalam waktu yang cepat, yaitu 19 jam.
"Hampir tidak ada kasus pembunuhan yang tidak terungkap. Makanya saya suka bercanda kalau melakukan pembunuhan jangan di sini (Jakarta), di Kalimantan misalnya. Karena, di sini ahli-ahli," ujarnya.
Iriawan menerangkan, jumlah kasus yang ditangani Direskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2016 mengalami kenaikan dibanding tahun 2015. Dari 3819 kasus pada tahun 2015 menjadi 4005 pada tahun 2016. Artinya ada kenaikan 186 kasus atau 5 persen.
"Namun, tingkat penyelesaian kasus pada tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 juga mengalami penurunan. Dari 2746 kasus pada tahun 2016 turun sebanyak 320 kasus atau 12 persen," kata dia.
Berita Terkait
-
Korban Bandit Sadis, Istri Kedua Dodi: Kami Butuh Tempat Tinggal
-
Rampok Keji di Pulomas, Polisi Kejar Yus Pane sampai Kemana Pun
-
Tersangka Pembunuhan Pulomas Erwin Situmorang Masih Dirawat
-
Siapa yang Membuat Peta Aksi Keji di Rumah Dodi Segera Terungkap
-
Lokasi Pembunuhan Sadis Pulomas Jadi 'Wisata Selfie' Dadakan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
KPK Cecar Jaksa dan Polisi Soal Dugaan Pemberian THR dari Bupati Rejang Lebong
-
Suster Natalia Sumringah, BNI Pastikan Dana Gereja Rp28 Miliar Kembali Paling Cepat Besok
-
Dukung Pembangunan Bait Suci Pertama di Jakarta, Menag Tegaskan Jaminan Kebebasan Beragama
-
Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP
-
Dihujani Kritik Buntut Proyek Pipa Bikin Macet, Dirut PAM Jaya Jawab Begini
-
Tangis Haru Suranti dan Perjuangan 22 Tahun JALA PRT Sambut Pengesahan UU PPRT di DPR
-
Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC
-
Kecil-kecil Jadi Begal: 4 Remaja di Tangerang Diringkus Berikut Pistol Rakitan Kaliber 5,56 Mm
-
RUU Pemilu Digodok Matang, DPR Cari Formula Ambang Batas Parlemen yang Paling Adil
-
Kekerasan di Papua Meningkat, DPD RI Desak Pemerintah Buka 'Grand Design' Penyelesaian Konflik