Suara.com - Pihak BPBD DKI Jakarta merilis perkembangan terbaru kasus terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express di perairan Jakarta. Pusdalops BPBD DKI Jakarta melaporkan korban kebakaran kapal tersebut sejauh ini adalah 23 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang, serta 194 orang selamat.
Berdasarkan informasi yang disebar ke media massa itu, disebutkan pula bahwa dari 23 korban meninggal dunia tersebut, sebanyak 3 korban sudah berada di RS Atmajaya. Sementara sebanyak 20 korban lainnya masih sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat, saat ini dalam perjalanan ke RS.
Dilaporkan bahwa 20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express, setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke. Sementara, tiga korban meninggal yang sudah diidentifikasi, masing-masing adalah Jeksen Wilhelmus (umur sekitar 40 tahun), alamat Tajur, Bogor; Ir Masduki, asal Cirebon; serta Alia (perempuan).
Sebelumnya, pihak Pusdalops BPBD DKI Jakarta juga sudah merilis upaya evakuasi kejadian kecelakaan kapal terbakar tersebut, pada Minggu (1/1), sekitar pukul 14.35 WIB. Disebutkan bahwa pihak BPBD dan tim evakuasi mengerahkan sejumlah kapal, dengan tambahan keterangan bahwa korban luka yang dibawa RS Atmajaya sejauh ini adalah sebanyak 17 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG