News / Metropolitan
Minggu, 01 Januari 2017 | 16:44 WIB
Petugas gabungan mengevakuasi korban yang terbakar di Kapal Motor (KM) Zahro Express di dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (1/1/2017). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Pihak BPBD DKI Jakarta merilis perkembangan terbaru kasus terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express di perairan Jakarta. Pusdalops BPBD DKI Jakarta melaporkan korban kebakaran kapal tersebut sejauh ini adalah 23 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang, serta 194 orang selamat.

Berdasarkan informasi yang disebar ke media massa itu, disebutkan pula bahwa dari 23 korban meninggal dunia tersebut, sebanyak 3 korban sudah berada di RS Atmajaya. Sementara sebanyak 20 korban lainnya masih sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat, saat ini dalam perjalanan ke RS.

Dilaporkan bahwa 20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express, setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke. Sementara, tiga korban meninggal yang sudah diidentifikasi, masing-masing adalah Jeksen Wilhelmus (umur sekitar 40 tahun), alamat Tajur, Bogor; Ir Masduki, asal Cirebon; serta Alia (perempuan).

Sebelumnya, pihak Pusdalops BPBD DKI Jakarta juga sudah merilis upaya evakuasi kejadian kecelakaan kapal terbakar tersebut, pada Minggu (1/1), sekitar pukul 14.35 WIB. Disebutkan bahwa pihak BPBD dan tim evakuasi mengerahkan sejumlah kapal, dengan tambahan keterangan bahwa korban luka yang dibawa RS Atmajaya sejauh ini adalah sebanyak 17 orang.

Load More