Suara.com - Ridwan Sitorus alias Ius Pane telah ditangkap tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok di Pool Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Medan, Sumatera Utara, pada Minggu pagi sekitar pukul 07.45 WIB.
Ius merupakan salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan di rumah mewah milik Dodi Triono. Sebelum dibekuk polisi, Ius sempat masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan mengatakan, Ius sudah dua hari lalu meninggalkan Jakarta untuk mencoba melarikan diri ke Sumatera Utara. Dia memilih Medan karena selain kampungnya, dia punya banyak saudara di sana.
"Dia ke Medan tentunya ingin aman di sana. (Ius) Akan ke tempat saudaranya. Kampungnya kan di sana," kata Iriawan, saat menggelar konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).
Dalam konferensi pers, Kapolda juga memperlihatkan pelaku Ius ke hadapan publik. Ius hanya terlihat mengenakan kaos berwarna abu-abu, setelah turun dari pesawat Citilink yang membawanya dari Medan. Saat Iriawan memberikan keterangan, Ius hanya terlihat menunduk.
Iriawan menerangkan, saat petugas menangkap Ius, tak ada perlawanan berarti dari tersangka itu. Ius hanya sedikit melawan, namun akhirnya pasrah saat mengetahui tim gabungan jumlahnya lebih banyak.
"Tidak ada, tidak ada. Ada perlawanan sedikit, tapi anggota kami cukup banyak ya," jelas Iriawan, sambil mengatakan bahwa Ius kabur ke Medan hanya seorang diri.
Penangkapan Ius memerlukan waktu hampir enam hari setelah kejadian perampokan di rumah Dodi, di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Lamanya proses penangkapan dikarenakan pelaku selalu berpindah-pindah lokasi.
"Dia beberapa kali pindah tempat, sehingga akhirnya kita ketahui yang bersangkutan berjalan ke Medan dari Jakarta," jelas Iriawan.
Dalam menangani kasus ini, Kapolda Metro menargetkan waktu satu minggu. Artinya dalam tujuh hari, seluruh pelaku ditargetkan telah tertangkap, yang akhirnya berhasil dilaksanakan.
"Alhamdulillah, 19 jam tertangkap semua (tiga pelaku), dan Ius Pane (dalam) enam hari. Target waktu masih terpenuhi," kata Kapolda.
Diketahui, sebelum menangkap Ius, polisi sudah lebih dulu menangkap tiga pelaku, di mana satu di antaranya meninggal dunia setelah tertembak. Mereka adalah Ramlan Butarbutar (tewas), Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga.
Dalam tindak kejahatan di Pulomas tersebut, pelaku menyekap 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, hingga menewaskan enam korban, sementara lima korban lainnya selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno