Suara.com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) menangkap ribuan tenaga kerja asing (TKA) ilegal yang berada di Indonesia. Rata-rata TKA yang ditangkap tersebut dideportasi ke negara asalnya dan disanksi tidak boleh kembali masuk ke Indonesia dalam waktu tertentu.
"Hasil operasi sudah banyak TKA yang ditangkap, dan yang sudah di deportasi sebanyak 7000- an orang," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly saat ditemui usai rapat koordinasi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2017).
Operasi mencari TKA ilegal terus dilakukan oleh Imigrasi bersama institusi terkait. Baru-baru ini TKA ilegal diantaranya termasuk pekerja seks ditangkap.
"Jadi operasi tetap dijalankan, kan dulu ada yang dari Maroko, Cina. Sesuai data kami kalau ada yang over stay harus ditindak. Kami akan pantau terus bekerjasama dengan aparat kepolisian dan yang lain. Kalau ada laporan dari masyarakat, beritahu kami. Kami akan operasi juga," ujar dia.
Terkait ada usulan dalam penindakan TKA ilegal tidak hanya dideportasi, namun ada langkah hukum lain, menurut Yasonna sesuai perundang-undangan.
"Ini kan melihat gradasinya sesuai ketentuan per undang undangan, kalau ada unsur pidanaya baru pro justisia (proses hukum). Kalau tidak ada (pidana) akan dideportasi dan tidak bisa masuk lagi ke Indonesia," tandas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian