Suara.com - Tri Ari Yani Puspo Arum yang tewas dibunuh di indekosnya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kematiannya masih menyisakan pertanyaan sosok pelaku pembunuhan itu. Motif pembunuhan mahasiswi Jurusan Teknik Industri Universitas Esa Unggul itu pun masih misterius.
Paman Arum, Yoga bingung dengan kejadian yang menimpa keponakannya. Dia mengklaim keluarga Arum tidak punya maslaah dengan orang lain.
"Bapaknya (Kasim Efendi) orang yang paling bijak, dialah yang dituakan di keluarga kita. Dia tidak punya masalah dengan orang lain, Arum juga setahu saya, anaknya baik," kata Yoga saat ditemui di Rumah duka, Jalan Al-Basroh, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017).
Warga Depok itu mengaku tidak pernah mendengar bahwa ayah Arum punya masalah di tempat kerja. Karenanya, dia tidak pernah curiga kalau hal itu terkait masalah pekerjaan.
"Perusahaan konstruksi, tapi nama perusahaannya saya tidak tahu, masih bekerja sampai sekarang," katanya.
Dia juga mengakui bahwa keponakannya Arum bekerja sambil kuliah. Namun, dia tidak mengetahui persis, perempuan kelahiran Tahun 1994 tersebut kerja di perusahaan apa. Dia hanya tahu, Arum bekerja di Kebon Jeruk.
"Saya dengar dia sambil kerja, di Kebon Jeruk. Nggak tahu ya, kerjanya apa," kata Yoga.
Sementara Ibu Arum, Sri Ratna Tejowati dikatakan Yoga hanya sebagai Ibu Rumah Tangga. Selain karena sudah cukup tua, ketiga anaknya sudah punya kerjaan sendiri.
Baca Juga: Keluarga Percaya Polisi Bisa Ungkap Misteri Kematian Puspo Arum
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!