Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani siang hari ini memimpin Rapat Kerja Nasional Kementerian Keuangan di Aula Mezzanine, gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2017). Agendanya untuk membahas kondisi perekonomian terkini.
Sri Mulyani tidak mengenakan hijab, seperti ketika dia mengisi kuliah umum bertema Peran Fiskal dalam Membangun Perekonomian Inklusif di Universitas Syah Kuala, Banda Aceh, pada Kamis (5/1/2017).
Foto Sri Mulyani mengenakan hijab kala itu sempat heboh di media sosial. Sebagian besar netizen memuji penampilan beda mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. Mereka menilai dengan memakai hijab, Sri Mulyani terlihat lebih cantik.
Dalam pengarahan di Kementerian Keuangan, hari ini, Sri Mulyani lebih banyak menyinggung kondisi perekonomian global, terutama terkait kebijakan yang dikeluarkan Amerika Serikat belakangan ini.
Rapat kerja, antara lain dihadiri Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan, Dirjen Anggaran Askolani, Dirjen Kekayaan Negara Sonny Loho, dan pejabat lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Gates Foundation, Yayasan Milik Bill Gates yang Gandeng Sri Mulyani
-
Tugas Sri Mulyani Usai Dapat Jabatan dari Bill Gates
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Marak PHK Massal di 2025, Purbaya Singgung Ekonomi Lemah Sejak Era Sri Mulyani
-
Lama Tak Ada Kabar, Sri Mulyani Ternyata Punya Pekerjaan Baru di Luar Negeri
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua