Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut belasungkawa atas meninggalnya Amirulloh Adityas Putra (19), taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Jalan Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Budi Karya menyesalkan kasus kekerasan senior terhadap yunior di lingkungan STIP kembali terjadi.
"Kami menyampaikan penyesalan dan duka cita atas kejadian itu," kata Budi di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Budi bertindak tegas dalam merespon kasus tersebut. Dia langsung mencopot kepala STIP karena kasus semacam itu sudah berulangkali terjadi.
Budi juga meminta para taruna senior yang menganiaya Amirullah dikeluarkan dari sekolah dan kasusnya diserahkan kepada polisi.
"Hari ini kami sudah bebastugaskan kepala sekolah itu (STIP). Kami serahkan kasus ini kepada aparat hukum untuk melakukan tindakan yang semestinya," ujar dia.
Budi mengatakan kasus ini harus diselidiki sampai tuntas, kenapa masih saja terjadi.
"Nanti sore saya akan ke rumah duka, saya akan tanya apa yang terjadi. Pengalaman beberapa kasus yang saya tangani sebelumnya memang kejadian kekerasan oleh taruna senior kepada junior itu ada, dan saya menegur keras. Oleh karenanya kami memberikan satu syarat-syarat yang ketat bagi kepala sekolah untuk lebih teliti dan diberikan sanksi, baik kepada siswa maupun kepala sekolah," kata dia.
Kasus kekerasan yang menimpa Amirulloh terjadi, Selasa (10/1/2017).
Empat senior yang diduga menganiaya Amirulloh yaitu Willy Hasiholan (20) warga Kampung Baru Rusunawa Cakung Barat, Jakarta Timur: Akbar Ramadhan (19), warga RT 3, RW 10, Kelurahan Rawabadak Utara: Sisko Mataheru (19), warga Matraman, Jakarta Timur, dan Iswanto (21), warga Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Kasus tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di kamar M 205, lantai 2, gedung dormitory, ring 4.
Korban dinyatakan meninggal setelah diperiksa oleh dokter STIP pada Rabu (11/1/2017) sekitar Pukul 00.15 WIB hingga pukul 01.45 WIB. Kasus kemudian dilaporkan ke polisi pada pukul 02.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Mensos Gus Ipul Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat Baru di STIP Jakarta
-
Gus Ipul Cek Kesiapan STIP Jakarta, Sekolah Rakyat Rintisan Ditargetkan Mulai Awal Mei
-
Orang Tua Calon Taruna STIP 2024 Tolak Moratorium Kemenhub
-
Warga Hancurkan Baliho Senioritas Saat Pengabenan Taruna STIP Marunda Asal Bali
-
Profil Ketua STIP Ahmad Wahid yang Dicopot Menhub Buntut Taruna Tewas Dianiaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?