Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal (purn) Wiranto memuji peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai sebuah lembaga yang penting. MUI disebut sebagai penyerap aspirasi rakyat.
"Saya anggap MUI salah satu institusi yang mampu menyerapp aspirsi rakyat, memahami apa yang dikehendaki rakyat. Sama dengan pemerintah," katanya saat hadir dalam rapat Pelno ke-14 MUI di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).
Mantan Ketua Umum Partai Hanura tersebut mengatakan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah harus berbasis pada aspirasi yang disampaikan rakyat.
"Jadi sebenarnya saat saya datang kemari itu saya memperkaya serapan pemerinta dari aspirasi rakyat. Oleh karena itu tadi saat saya berdialog kurang lebih 25 pertanyaan, tidak ada masalah tatkala kita punya tanggung jawab sama untuk bangun kententraman keadilan," kata Wiranto.
Oleh karena itu dia berharap dengan aspirasi yang disampaikan oleh Dewan Pertimbangan MUI pada hari ini dapat memudahkan Pemerintah menentukan kebijakannya.
"Tidak ada sesuatu yang sekaligus jadi, tapi pemerintah sungguh-sungguh dengar aspirarsi rakyat dan pemerintah sungguh menjalankan kewajiban yang bermakna pada rakyat," tutup Wiranto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
-
Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya
-
Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas
-
Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba
-
Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara
-
Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!
-
Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri
-
Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit
-
Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?