Suara.com - Petugas Senior mengatakan, kebakaran yang terjadi di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, dimulai dengan api yang timbul dari lantai satu pada Kamis dini hari, kemudian api merambat ke lantai di atasnya hingga ke lantai tiga.
"Api awalnya terlihat di lantai satu, kemudian membesar dan paling terdampak sekarang di lantai tiga," kata Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat, Syarifudin seperti dilaporkan Antara di lokasi kejadian, Jakarta, Kamis (19/1/2017).
Dia mengatakan, sejak pukul 04.15 WIB, petugas berjibaku memadamkan api. Pintu gerbang lantai satu yang masih terkunci rapat menyulitkan petugas untuk masuk ke gedung guna memadamkan api. Alhasil, petugas hanya bisa memadamkan api dari luar.
"Gerbangnya masih dikunci semua, kita coba antisipasi agar api tidak merambat," ujar dia.
Oleh karena api yang terus merambat, petugas pun menambah unit Damkar menjadi 40 unit dari sebelumnya hanya 28 unit. Ke-40 unit tersebut merupakan mobil Damkar yang dimiliki Sudin Damkar Jakpus, dan bantuan unit dari Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.
"Sekarang lantai tiga Blok III, api sudah merembet secara merata, kami juga sudah kerahkan peralatan dan unit yang kami punya," ujar dia.
Lokasi Blok III Pasar Senen yang terbakar tepat menghadap jalan layang Pasar Senen ke arah Matraman, Jakarta Pusat.
Kebakaran tersebut menimbulkan asap hitam yang membumbung tinggi. Asap hitam yang membumbung tinggi tersebut bahkan terlihat dari kawasan Tugu Tani, yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi kebakaran.
Petugas belum dapat menyimpulkan nilai kerugian dan korban jiwa karena kebakaran tersebut.
Baca Juga: Si Jago Merah Masih Beraksi di Pasar Senen, 28 Damkar Dikerahkan
Hingga pukul 06.30 WIB, petugas masih memadamkan api di lantai tiga yang dihuni kios-kios dengan barang yang dijajakan sebagian besar pakaian bekas. Saat petugas berjibaku memadamkan api, ratusan pedagang juga berusaha menyelamatkan barang dagangannya.
Saat ini, persimpangan arteri dan jalur Transjakarta Pasar Senen menuju Stasiun Senen, maupun menuju Stasiun Gambir ditutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan
-
Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas
-
Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?