Pemimpin Front Pembela Islam, Habib Rizieq saat tiba di kantor Badan Reserse Kriminal Polri di Gambir, Jakarta, Rabu (23/11). [suara.com/Oke Atmaja]
Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat telah memeriksa semua saksi dan saksi ahli untuk melengkapi berkas dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan mantan Presiden Sukarno oleh pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab. Selanjutnya, penyidik akan melakukan gelar perkara pada Senin (23/1/2016).
"Besok, kami gelar perkara, semua saksi sudah diperiksa," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus kepada Suara.com, Minggu (22/1/2017).
Saksi-saksi yang telah diperiksa jumlahnya belasan orang, baik saksi di lapangan maupun saksi ahli.
Status perkara tersebut kini sudah masuk dalam tahap penyidikan, namun polisi belum menetapkan tersangka.
"Besok, kami gelar perkara, semua saksi sudah diperiksa," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus kepada Suara.com, Minggu (22/1/2017).
Saksi-saksi yang telah diperiksa jumlahnya belasan orang, baik saksi di lapangan maupun saksi ahli.
Status perkara tersebut kini sudah masuk dalam tahap penyidikan, namun polisi belum menetapkan tersangka.
Penetapan tersangka, kata Yusri, baru dilakukan setelah melihat hasil gelar perkara, besok. Rizieq bisa ditetapkan menjadi tersangka jika unsur pidana yang dituduhkan kepadanya terpenuhi.
"Kita lihat besok, bisa saja kalau hasilnya menunjukkan bukti yang cukup lalu ada tersangka," kata Yusri.
Yusri mengatakan dalam gelar perkara hanya akan dihadiri oleh penyidik.
Kasus ini ditangani polisi setelah dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri. Sukmawati tersinggung dengan pernyataan-pernyataan Rizieq yang beredar di media sosial.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target
-
Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP