Suara.com - Pengadilan Israel menghukum remaja Palestina selama 18 tahun penjara, Senin (23/1/2017). Dia didakwa menyebabkan kematian seorang pengendara Israel.
Pengadilan distrik Yerusalem menjatuhkan sanksi ke Abed Dawiat (20) yang melemparkan batu di mobil di September 2015 di Jerusalem timur. Perbuatannya yang menyebabkan kematian Alexander Levlovich.
Sementara itu, empat warga Palestina lainnya di pengadilan tersebut terlibat dalam rajam yang terjadi pada Tahun Baru Yahudi. Tetapi tidak dapat diidentifikasi karena mereka anak-anak.
Dawiat juga dinyatakan bersalah pasukan keamanan pengrusakan tersebut pada tahun 2014. Dia harus membayar ganti rugi sebesar 26.370 dolar AS.
Sejak Oktober 2015, 250 warga Palestina, 40 warga Israel, dua orang Amerika tewas di Israel. Sementara sebagian besar warga Palestina tewas karena membawa pisau, senjata atau juga kecelakaan lalu lintas.
Israel menyalahkan hasutan oleh para pemimpin Palestina dan media sebagai penyebab utama kekerasan. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN
-
KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?
-
BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket
-
Buntut Kasus Amsal, Kajari Karo Terancam Pidana! Safaruddin DPR: Abaikan Perintah Hakim
-
Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!