Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Kubu Djan Faridz, Humphrey Djemat menyatakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak melakukan penodaan agama. Hal itu dinyatakan Humphrey dalam sambutannya di acara pembekalan penggerak militan wanita Ka'bah PPP.
Humphrey menegaskan Ahok tidak melakukan penodaan agama meski mengutip surat Al Maidah ayat 51. Sebagai tim kuasa hukum Ahok, Humphrey memastikan Ahok tidak bersalah.
Menurut Humphrey, hampir seluruh saksi pelapor yang sudah dihadirkan jaksa penuntut umum hingga sidang ketujuh kebanyakan saksi palsu.
"Saya mengatakan sampai saat ini semua saksi pelapor, saksi palsu. Itu tidak tidak bisa ditutupi karena prosesnya sudah di pengadilan. Ada banyak kebohongan di sana. Laporkan tidak benar," ujar Humphrey di halaman Masjid Al Huda, jalan Talang, nomor 3, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/1/2017).
Humphrey menceritakan, ada salah satu saksi pelapor yang menyatakan pidato Ahok kala mengutip surat Al-Maidah ayat 51 dilakukan pada 6 September 2016, padahal kejadian sebenarnya pada 27 September 2016.
Kemudian ada pula saksi pelapor yang menyatakan pidato Ahok dilakukan di Bogor, Jawa Barat, bukan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
"12 saksi (yang sudah dihadirkan) semua tidak bisa dipercaya, tidak ada melihat, mendengar dan menyaksikan langsung, hanya menonton video tersebut yang durasinya 13 detik, padahal Ahok pidato 1 jam 40 menit. Nggak ada sama sekali menistakan agama Islam," kata dia.
Berita Terkait
-
Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
-
Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak
-
Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat
-
Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar
-
KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar
-
Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
-
Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?
-
Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
-
Polisikan Ade Armando dan Abu Janda, Advokat Maluku Bawa Bukti Pelintiran Video JK