Suara.com - Bencana angin puting beliung atau langkisau dilaporkan menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Banyumas. Hujan lebat melanda kawasan itu.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, angin puting beliung yang disertai hujan lebat melanda Kecamatan Karanglewas dan Kedungbanteng," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Prasetyo Budi Widodo, Minggu (29/1/2017) sore.
Ia mengatakan angin puting beliung di Karanglewas merobohan sebuah papan reklame berukuran besar di dekat pasar setempat hingga ke jalan namun tidak menimpa kendaraan.
Menurut dia, pihaknya bersama petugas Dinas Perhubungan dan Kepolisian Sektor Karanglewas masih berupaya mengevakuasi papan reklame yang roboh agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan utama Ajibarang-Purwokerto itu. Selain merobohkan papan reklame, kata dia, angin puting beliung juga memorakporandakan atap Balai Desa Karanglewas Kidul serta rumah-rumah warga.
Sementara di Desa Karangsalam RT 04 RW 01, Kecamatan Kedungbanteng, seorang warga bernama Rusiwen (51) dilaporkan terluka akibat tertimpa tembok rumah yang roboh.
"Tembok rumah itu roboh setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin puting beliung. Saat ini, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit," katanya.
Prasetyo mengatakan hujan lebat yang terjadi sejak Minggu (29/1) siang juga mengakibatkan Kali Pucung di Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, sehingga sempat menggenangi puluhan rumah di wilayah itu.
Menurut dia, enam rumah di Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, juga terendam banjir akibat luapan Kali Putih.
"Bahkan, satu rumah warga di Kelurahan Purwokerto Wetan dindingnya dilaporkan jebol akibat luapan Kali Putih," katanya.
Baca Juga: Puting Beliung Terjang Kabupaten Jember, 186 Rumah Rusak
Ia mengatakan pihaknya hingga saat ini masih mendata jumlah rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung maupun rumah yang terendam banjir. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI