Suara.com - Perusahaan raksasa asal Jepang Toshiba mengurangi secara drastis operasi pengayaan nuklir serta menghentikan pembangunan reaktor atom mereka. Langkah ini dilakukan menyusul kerugian miliaran dolar dalam proyeknya di Amerika Serikat.
Saat ini, Toshiba sedang berbenah dan melakukan restrukturisasi menyusul skandal akuntansi dan kerugian besar yang mereka alami beberapa waktu belakangan. Direktur Toshiba Shinegori dan pejabat eksekutif di Amerika, Danny Roderick, kabarnya dicopot dari jabatannya.
Sebelumnya diberitakan surat kabar lokal Nikkei, Toshiba saat ini tengah gencar membangun reaktor nuklir. Bahkan, mereka juga sedang menjajaki kerjasama nuklir baru dengan pihak asing.
"Ini merupakan titik balik bagi Toshiba," kata Kepala eksekutif Satoshi Tsunakawa dalam press conference pekan lalu.
Toshiba terus dilanda masalah keuangan. Sebelumnya, mereka dikabarkan telah menjual aset bisnis senilai 700 miliar Yen atau setara 6,2 juta dolar AS. Mereka juga resmi menjual unit alat kesehatan untuk perusahaan Canon dan sebagian besar perangkat bisnisnya di China Midea Group. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra