News / Nasional
Kamis, 02 Februari 2017 | 12:04 WIB
Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto belum mau mengungkapkan siapa tokoh yang melarang Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Tentunya kita tidak usah memasuki wilayah-wilayah itu. Namun apabila ini terjadi suatu pertemuan dua negarawan, tentunya kalau ada suatu interaksi rasanya sangat bagus sekali," kata Agus di DPR, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Istana sudah membantah ada yang menghalangi keinginan Presiden Jokowi jumpa Yudhoyono. Sebaliknya, Istana justru membuka peluang bagi siapapun yang ingin berdialog dengan Presiden asalkan mengajukan surat permohonan.

Agus menambahkan surat untuk meminta waktu bertemu Presiden saat ini sedang dipersiapkan.

Dia berharap pertemuan kedua tokoh segera terjadi. sehingga Yudhoyono bisa blak-blakan.

"Pelaksaannya, segala sesuatunya, tentu ada mekanisme yang berlaku. Semua pasti ada hal-hal yang dilaksanakan. Tentunya tunggu saja direalisasikan," kata dia.

Jokowi sudah mendengar keinginan mantan presiden dua periode itu. Jokowi mengatakan akan mengatur jadwal pertemuan jika memang Yudhoyono ingin menemuinya.

"Iya, tapi kan sudah saya ‎sampaikan bolak balik waktunya akan diatur, tetapi kalau ada permintaan ya," kata Jokowi usai di acara Forum Rektor se-Indonesia di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Ketika ditanya apakah selama ini belum menerima surat permohonan untuk bertemu dari pihak Yudhoyono, Jokowi meminta jurnalis konfirmasi ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Tanyakan ke mensesneg (menteri sekretaris negara), bukan ke saya," ujar dia.

Pratikno yang berdiri di sebelah Jokowi ‎hanya tertawa.

Apakah Jokowi bersedia berdialog dengan Yudhoyono, secara diplomatis Jokowi mengatakan tentu waktunya akan diatur.

"Ya kan sudah saya sampaikan, waktunya akan diatur, jelas kan?" tutur dia.

‎Sebelumnya, Yudhoyono mengungkapkan bahwa sebenarnya Jokowi juga ingin bertemu, namun ada yang menghalang-halangi.

"Ada tiga sumber memberi tahu saya, beliau (Presiden Jokowi) ingin sekali bertemu saya, tetapi dilarang oleh dua, tiga orang disekeliling beliau. Ini saya pikir hebat juga ini orang bisa melarang Presiden bertemu mantan sahabatnya yang juga mantan Presiden," kata Yudhoyono dalam konferensi pers di Wisma Proklamasi, Me‎nteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2017).

Yudhoyono ingin blak-blakan tentang berbagai isu yang selama ini didutuhkan kepadanya. Yudhoyono ingin tahu siapa sebenarnya orang selalu membisiki Jokowi.

Load More