Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menonton bareng netizen film dokumenter untuk literasi digital 'Lentera Maya' di Gedung Serbaguna Kominfo, Jakarta, Kamis.
Film dokumenter sebagai upaya membangun literasi digital masyarakat tersebut merupakan produksi bersama ICT Watch (www.ictwatch.id) dan WatchdoC (www.watchdoc.co.id) serta didukung oleh Ford Foundation dan difasilitasi oleh Sekretariat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenetrian Kominfo.
Film tersebut juga telah mendapatkan surat tanda lulus sensor dari Lembaga Sensor Film (LSF ) untuk kategori remaja (13 tahun).
Menkominfo mengapresiasi produksi film tersebut. Menurut dia, pendidikan melek informasi kepada masyarakat sangat penting. Kesadaran masyarakat untuk mengakses konten-konten positif dan melakukan penapisan (filtering) sendiri terhadap konten negatif dinilai lebih efektif dibandingkan dengan pemblokiran yang dilakukan oleh pemerintah.
Ia mengatakan pemerintah sendiri hingga saat ini telah memblokir lebih dari 700 ribu situs. Namun situs berkonten negatif sendiri juga terus muncul. "Jumlah yang diblokir itu bukan menunjukan suatu keberhasilan," katanya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan salah satu yang dibutuhkan adalah dengan membanjiri konten positif di dunia maya sehingga mengalahkan konten-konten negatif.
"Kalau dunia maya itu dipenuhi dengan informasi positif maka para pembaca akan mencari hal-hal yang positif, juga akan berpikir positif," katanya.
Untuk itu, ia berharap para pengguna internet tidak hanya berselancar namun juga memproduksi konten-konten positif di dunia maya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan