Suara.com - Setelah menjadi tersangka kasus dugaan pemufakatan makar, kini Firza Husein diduga tersangkut kasus baru lagi yaitu terkait beredarnya video rekaman suara, chat sex, dan foto-foto tak senonoh.
Terlepas dari kasus tersebut, pribadi Firza yang merupakan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana dikenal baik oleh tetangga rumah di daerah Lubang Buaya, Jalan Makmur, Cipayung, Jakarta Timur.
"Keluarganya sama Ibu Firza cukup ramah dikenal baik dia kok. Jadi kalau sama kita ketemu ya, menyapa nggak sombong orangnya," kata Mat Yasin, Ketua RT 3, RW 7, Jalan Makmur, Cipayung, Jakarta Timur, kepada Suara.com, Jumat (3/2/2017).
Mat Yasin mengatakan semenjak Firza menikah sudah tidak tinggal bersama orangtua lagi di daerah Lubang Buaya, Jalan Makmur.
"Memang ibu Firza nggak pernah ikut kegiatan warga di sini. Semenjak dia menikah jadi nggak tinggal di sini," ujar Yasin.
Semenjak pindah rumah, dia tidak aktif mengikuti kegiatan warga di Lubang Buaya.
"Kalau dia tinggal di sini ya mungkin ikut ya, tapi karena dia sekarang bukan orang sini, bukan tinggal di sini, bagaimana dia mau ikut kegiatan di sini," ujar Yasin.
Firza merupakan satu dari delapan tokoh yang ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemufakatan makar. Mereka ditangkap polisi menjelang aksi Jumat (2/12/2016). Tetapi sebagian kemudian dilepaskan lagi, termasuk Firza.
Delapan orang yang ditetapkan menjadi tersangka dugaan upaya makar, yakni mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (purn) Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, aktivis Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Firza Husein, dan tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.
Karena dianggap tak kooperatif untuk kepentingan penyidikan, polisi kemudian menjemput paksa Firza dari rumah orangtuanya di Lubang Buaya pada Selasa (31/1/2017) siang.
Saat dijemput polisi, Firza sedang kurang enak badan. Ketika polisi datang, di rumah hanya ada adik, Fifi, dan satu asisten rumah tangga.
Saat ini, Firza berada di Markas Operasi Brimob, Kelapa dua, Depok, Jawa Barat. Firza akan ditahan selama 20 hari untuk pemeriksaan penyidik.
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone