Suara.com - Laskar Front Pembela Islam dan sejumlah organisasi di bawah naungan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI akan membubarkan diri dari depan Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan R. M. Harsono, Jakarta Selatan, usai salat Azhar.
"Rekan - rekan, setengah jam lagi kita akan bubar ya, pak polisi sudah peringati kita untuk usai," kata orator.
Massa demonstrasi sejak pagi tadi untuk mengawal sidang dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sidang kesepuluh Ahok, hari ini, beragenda memeriksa empat saksi yang dihadirkan jaksa.
Kepada polisi, orator menyampaikan kesiapan untuk meninggalkan lokasi usai menjalankan ibadah.
"Siap komandan (polisi). Kita tunggu satu penyampaian lagi ya pak (orasi), sekaligus kita salat Ashar baru bubar ya pak," ujar orator.
Saat ini, mereka sedang bersiap-siap untuk salat Azhar di pelataran gedung Kementerian Pertanian.
"Mari kita salat dulu, sebelum kita pulang ke rumah masing - masing. Jangan sampai ada tinggalkan sampah ya semua," ujar orator.
Jumlah massa yang hari ini turun ke jalan lebih sedikit dibandingkan pada sidang kesembilan. Begitu juga dengan massa pendukung Ahok, jumlahnya juga berkurang.
Sementara itu di dalam auditorium, saat ini masih berlangsung sidang.
Berita Terkait
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028