Suara.com - Laskar Front Pembela Islam dan sejumlah organisasi di bawah naungan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI akan membubarkan diri dari depan Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan R. M. Harsono, Jakarta Selatan, usai salat Azhar.
"Rekan - rekan, setengah jam lagi kita akan bubar ya, pak polisi sudah peringati kita untuk usai," kata orator.
Massa demonstrasi sejak pagi tadi untuk mengawal sidang dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sidang kesepuluh Ahok, hari ini, beragenda memeriksa empat saksi yang dihadirkan jaksa.
Kepada polisi, orator menyampaikan kesiapan untuk meninggalkan lokasi usai menjalankan ibadah.
"Siap komandan (polisi). Kita tunggu satu penyampaian lagi ya pak (orasi), sekaligus kita salat Ashar baru bubar ya pak," ujar orator.
Saat ini, mereka sedang bersiap-siap untuk salat Azhar di pelataran gedung Kementerian Pertanian.
"Mari kita salat dulu, sebelum kita pulang ke rumah masing - masing. Jangan sampai ada tinggalkan sampah ya semua," ujar orator.
Jumlah massa yang hari ini turun ke jalan lebih sedikit dibandingkan pada sidang kesembilan. Begitu juga dengan massa pendukung Ahok, jumlahnya juga berkurang.
Sementara itu di dalam auditorium, saat ini masih berlangsung sidang.
Berita Terkait
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
-
Beda dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Reuni Akbar 212 Bakal Digelar Usai Magrib
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY