Proses penghitungan suara di tempat pemungutan suara nomor 140, rumah susun sederhana sewa Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur [suara.com/Dinda Rachmawati]
Proses penghitungan suara di tempat pemungutan suara nomor 140, rumah susun sederhana sewa Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, telah dimulai pukul 14.30 WIB.
Terlihat warga memenuhi TPS yang berada di lantai dasar blok burung untuk menyaksikan secara langsung proses penghitungan suara.
Warga mulai histeris ketika petugas menghitung jumlah surat suara.
"Ayo cepat mulai, keburu sore nanti. Kami mau lihat siapa yang menang," kata seorang warga.
Teriakan terus berlanjut saat panitia mulai membacakan penghitungan. Saat yang keluar nomor urut satu (Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni) dan tiga (Anies Baswedan - Sandiaga Uno), mereka berteriak gembira.
"Ye, hidup tiga. Satu dan tiga sama saja, ayo cepat. Rusun gratis nomor tiga," kata warga.
Namun, ketika surat suara nomor dua (Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat) dibacakan, sebagian warga mencela.
"Woi, mau digusur lagi. Nggak kapok woi," kata warga.
Adapula yang berkata: "robek saja KJS-nya. Woi." KJS adalah Kartu Jaminan Sehat dari Pemerintah Provinsi Jakarta.
Saat ini, proses penghitungan suara masih berlangsung. TPS 140 di rusunawa Rawa Bebek memang didominasi oleh warga relokasi dari Bukit Duri. Relokasi tersebut merupakan kebijakan Ahok.
Terlihat warga memenuhi TPS yang berada di lantai dasar blok burung untuk menyaksikan secara langsung proses penghitungan suara.
Warga mulai histeris ketika petugas menghitung jumlah surat suara.
"Ayo cepat mulai, keburu sore nanti. Kami mau lihat siapa yang menang," kata seorang warga.
Teriakan terus berlanjut saat panitia mulai membacakan penghitungan. Saat yang keluar nomor urut satu (Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni) dan tiga (Anies Baswedan - Sandiaga Uno), mereka berteriak gembira.
"Ye, hidup tiga. Satu dan tiga sama saja, ayo cepat. Rusun gratis nomor tiga," kata warga.
Namun, ketika surat suara nomor dua (Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat) dibacakan, sebagian warga mencela.
"Woi, mau digusur lagi. Nggak kapok woi," kata warga.
Adapula yang berkata: "robek saja KJS-nya. Woi." KJS adalah Kartu Jaminan Sehat dari Pemerintah Provinsi Jakarta.
Saat ini, proses penghitungan suara masih berlangsung. TPS 140 di rusunawa Rawa Bebek memang didominasi oleh warga relokasi dari Bukit Duri. Relokasi tersebut merupakan kebijakan Ahok.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
-
Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari
-
Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo
-
Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi
-
Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia
-
Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi
-
Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR
-
KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening
-
Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati
-
DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.