Suara.com - Saat ini, di media sosial Twitter sedang ramai membicarakan pesan yang seakan-akan disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
Pesan yang viral tersebut bertuliskan: "Waw heboh!!! berita pagi ini: pernyataan terbaru panglima TNI: kami akan habisi semua PKI di Indonesia walau Presiden Jokowi melarang, Gatot: tetap saya lakukan walau resiko dipecat!!!."
Begitu pesan tersebut sampai ke TNI, melalui Twitter pula Pusat Penerangan TNI langsung mengklarifikasi.
"Panglima TNI tdk prnah mengeluarkan statement seperti di bwah harap hati2 n tdk prlu d pcya...#lagilagihoax pic.twitter.com/EKd5lFwlcD," tulis @Puspen_TNI .
Netizen menanggapi pesan hoax tersebut dengan beragam pandangan.
Salah satu akun meyakini PKI masih ada di negeri ini dan dia mempertanyakan apakah TNI tidak menyadarinya.
"@Puspen_TNI emang intel tni tdk merasakan bahwa pki mulai ada lagi di indonesia? #jawabjujur," tulis akun tersebut.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Pusat Penerangan TNI menegaskan bahwa TNI dan Polri selama ini bersikap tegas, bahkan terhadap orang yang memakai simbol-simbol berbau komunis.
"@rani_asriyani mbk kan sudah liat bagaimana Polisi dn TNI selalu bertindak tegas terhadap orang yg kenakan lambang PKI..." tulis Puspen TNI.
Akun Twitter yang lain berharap kepada TNI dan Polri untuk melacak siapa yang menyebarkan pesan hoax itu.
"@Puspen_TNI @JakartaStar, mohon Bapak TNI dan Bpk Polri menelisik dan menemukan pihak yg menyebarkan bahkan yg membuatnya," tulisnya.
Berita Terkait
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Warisan Kelam 1965: Mengapa Nalar Kritis Publik Indonesia Masih Terbelenggu?
-
Gatot Nurmantyo: Ancaman Terbesar Prabowo Bukan dari Luar, tapi Pembusukan dari Dalam
-
Ribka Tjiptaning Dilaporkan ke Polisi, Data Kedubes AS Ungkap Dugaan Pembantaian Massal
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter