Suara.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo berharap desa membangun lapangan sepak bola. Dana pembangunan bisa digunakan dari alokasi bantuan Rp50 juta.
"Tolong dialokasikan Rp50 juta untuk membuat lapangan bola yang sederhana saja," kata Menteri dihadapan puluhan kepala desa se- Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, di Dusun Bulu Pountu Jaya, Desa Oloboju, Sabtu (18/2/2017).
Harapan itu langsung mendapatkan tepuk tangan yang riuh dari puluhan kepala desa yang hadir dalam kegiatan itu. Salah seorang kepala desa berbisik kepada rekannya dan mengatakan bahwa menteri desa sangat mengerti akan kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Kata Menteri, jika setiap desa memiliki lapangan sepak bola, itu dapat menjadi salah satu alternatif hiburan yang murah di masyarakat.
"Kementerian Desa PDTT telah membangun kerjasama dengan kementerian olah raga, jika lapangan sepak bola sudah jadi, makan akan dibuat yang namanya liga desa atau pertandingan antar desa," ungkapnya.
Dengan kegiatan seperti itu kata menteri, diharapkan ada satu situasi masyarakat yang berkumpul yang menyebakan perputaran ekonomi bisa terjadi.
"Kalau ada liga desa, masyarakat kumpul, ada penonton, maka ibu-ibu bisa jualan makanan, bisa souvenir, sehingga aktivitas ekonomi bisa bergerak maju," harapnya.
Sementara itu, Bupati Sigi, Irwan Lapata mengatakan bahwa harapan Menteri Desa PDTT itu sudah sangat jelas dan masuk dalam program kementerian, sehingga tidak ada alasan pihaknya untuk tidak melaksanakannya.
"Jadi untuk Rp50 juta satu desa membangun lapangan sepak bola dana desa sangat bisa, dan itu juga akan dimasukan dalam APBDes," kata Bupati.
Baca Juga: Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan
Sejumlah agenda yang dilaksanakan oleh Menteri Desa PDTT, selain melaksanakan dialog bersama kepala desa dan kelompok tani se Kabupaten Sigi, juga meninjau gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekaligus menandatangani prasasti pembangunan BUMDes "Mutia Nggaluku" di Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi.
Sebelumnya Menteri bersama Wali Kota Palu Hidayat meresmikan salah satu jembatan di Kota Palu dan menghadiri Musyawarah Wilayah ke III Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Mendes: Ada 43 Badan Usaha Berinvestasi di Kawasan Transmigrasi
-
Dulu Menteri Desa Tak Dilirik, Kini Jadi Incaran Partai, Kenapa?
-
Diisukan Incar Kursi Mendes Milik Kader PKB, Ini Jawaban PDIP
-
Kursi Mendes Jadi Incaran, Ada yang Usik Hubungan PKB-PDIP
-
Pembangunan Desa Pakai Dana Desa Harus Bersifat Padat Karya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya