News / Metropolitan
Rabu, 22 Februari 2017 | 16:33 WIB
Rumah mantan presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan [suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Suara.com - Kasus mahasiswa demonstrasi di rumah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, diangkat lagi di rapat kerja Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian, hari ini.

"Kami tanyakan kepada Pak Kapolri apakah memang secara internal teman-teman di kepolisian tidak mendapatkan informasi dari kegiatan ini," kata anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Erma Suryani.

Erma mengaku kecewa dengan munculnya demonstrasi di rumah Ketua Umum Partai Demokrat, apalagi terkesan polisi kebobolan.

Erma mengatakan Polda Metro Jaya bukan kepolisian tipe c atau b sehingga seharusnya dapat mengantisipasi kejadian tersebut.

"Apakah memang tidak ada antisipasi? Sampai terjadi mahasiswa demonstrasi di rumah pribadi mantan Presiden RI. Kami minta klarifikasi," ujar dia.

Peristiwa tersebut sempat heboh sekali setelah Yudhoyono mengeluhkan lewat Twitter.

"Saya bertanya kpd (kepada) Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri, dgn (dengan) hak asasi yg (yang) saya miliki?... Saya hanya meminta keadilan. Soal keselamatan jiwa saya, sepenuhnya saya serahkan kpd Allah Swt," tulis Yudhoyono di Twitter.

Load More