- Kabaharkam Polri memaparkan visi "Polisi Penolong" kepada Komisi III DPR RI pada Rabu, 11 Maret 2026.
- Transformasi ini mewajibkan anggota Polri memiliki kemampuan Basic Life Supporting untuk pertolongan darurat.
- Bhabinkamtibmas akan diperkuat menjadi "Super Polisi" untuk menyelesaikan persoalan keamanan masyarakat secara kolaboratif.
Suara.com - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, memaparkan visi besar transformasi Polri sebagai "Polisi Penolong" di hadapan Komisi III DPR RI.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (11/3/2026), Karyoto menekankan pentingnya penguatan peran polisi di tengah masyarakat, khususnya bagi personel Bhabinkamtibmas.
Ia menjelaskan, bahwa mandat ini berakar pada Pasal 14 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.
Selain menjaga ketertiban dan keamanan, Polri diwajibkan memberikan perlindungan, pelayanan, serta pembinaan terhadap Pam Swakarsa.
Untuk mewujudkan mandat tersebut, Kabaharkam memperkenalkan dua pendekatan utama:
1. Kemampuan Basic Life Supporting
Karyoto menginginkan setiap insan Polri memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama atau Basic Life Supporting. Hal ini mencakup bantuan darurat saat kecelakaan, penanganan bencana, hingga mediasi konflik warga.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan Lemdiklat dan Dokkes agar melatihkan setiap insan Polri dengan kemampuan basic life supporting. Polisi harus bisa memberikan bantuan darurat dan bimbingan preventif di lapangan," ujar Karyoto.
2. Bhabinkamtibmas Sebagai ‘Super Polisi’
Pendekatan kedua adalah penguatan Community Policing melalui peran Bhabinkamtibmas. Karyoto menaruh harapan besar agar garda terdepan Polri di desa-desa ini bertransformasi menjadi sosok yang ia sebut sebagai ‘Super Polisi’.
"Kami mengharapkan para Bhabinkamtibmas menjadi 'Super Polisi'. Artinya, polisi yang bisa segala macam pekerjaan yang tentunya berorientasi pada bantuan kepada masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: 5 Fakta PP Nomor 9 Tahun 2026 Terkait THR dan Pajak Bagi ASN, Polisi dan Pensiunan
Menurutnya, optimalisasi pengamanan Swakarsa oleh Bhabinkamtibmas bertujuan agar polisi hadir lebih dekat dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan keamanan secara kolaboratif bersama warga.
Dengan konsep "Polisi Penolong", Polri diharapkan tidak hanya sekadar penegak hukum, tetapi juga menjadi solusi bagi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Berita Terkait
-
5 Fakta PP Nomor 9 Tahun 2026 Terkait THR dan Pajak Bagi ASN, Polisi dan Pensiunan
-
Polisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur, 4 Pemuda dan 12 Senjata Tajam Diamankan
-
Terima Setoran Bandar Narkoba, Dua Polisi Polres Toraja Utara Dipecat
-
Viral Simulator Kuda Polri, Kadiv Humas: Pengadaan 2016, Harganya Rp1 Miliar
-
Pembatasan Angkutan Barang dan Truk Lebaran 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwalnya Menurut SKB
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite
-
Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR