Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (21/2). [Antara]
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum mendapatkan laporan kasus Rollin Handika (16), anak di Kelurahan Utan Kayu, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, yang mengalami gizi buruk selama enam tahun. Rollin hanya memiliki berat badan 16 kilogram setara dengan yang dimiliki balita.
"Saya nggak tahu, belum dapat laporan. Harusnya dasawisma semua akan ketemu, asal keluarganya bawa ke posyandu," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (27/2/2017).
Ahok mengatakan jika pemerintah mendapatkan laporan kasus anak yang mengalami malnutrisi tentu akan langsung ditindaklanjuti lewat posyandu atau puskesmas.
"Kita kalau gizi buruk tuh sering sekali, kadang-kadang keluarganya nggak bawa, kaya Tanjung Priok kemarin, saya nggak tahu kasusnya. ada orang juga memakai sistem ini, saya nggak tahu minta bantuan darimana," kata dia.
Itu sebabnya, Ahok berharap orangtua yang mengetahui anaknya kekurangan gizi segera melapor ke petugas.
"Nah kalau dia lapor ke kami, puskesmas, pasti kami urus, nggak mungkin nggak diurus, kecuali kalau KTP bukan DKI aja kami urus kok. Jadi KTP non DKI aja kalau dia sakit kami urusin sekarang," kata Ahok.
"Makanya kami minta semua warga, kalau keluarganya dateng, nggak punya BPJS karena luar kota nih orang tuanya sakit gimana nggak pindah, itupun kami urusin karena kemanusiaan," Ahok menambahkan.
"Saya nggak tahu, belum dapat laporan. Harusnya dasawisma semua akan ketemu, asal keluarganya bawa ke posyandu," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (27/2/2017).
Ahok mengatakan jika pemerintah mendapatkan laporan kasus anak yang mengalami malnutrisi tentu akan langsung ditindaklanjuti lewat posyandu atau puskesmas.
"Kita kalau gizi buruk tuh sering sekali, kadang-kadang keluarganya nggak bawa, kaya Tanjung Priok kemarin, saya nggak tahu kasusnya. ada orang juga memakai sistem ini, saya nggak tahu minta bantuan darimana," kata dia.
Itu sebabnya, Ahok berharap orangtua yang mengetahui anaknya kekurangan gizi segera melapor ke petugas.
"Nah kalau dia lapor ke kami, puskesmas, pasti kami urus, nggak mungkin nggak diurus, kecuali kalau KTP bukan DKI aja kami urus kok. Jadi KTP non DKI aja kalau dia sakit kami urusin sekarang," kata Ahok.
"Makanya kami minta semua warga, kalau keluarganya dateng, nggak punya BPJS karena luar kota nih orang tuanya sakit gimana nggak pindah, itupun kami urusin karena kemanusiaan," Ahok menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran