Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dijadwalkan memberikan pidato sambutan di hadapan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan, di gedung DPR, pada Kamis (29/2/2017).
Novanto mengatakan dalam pidato nanti, dia akan mengapresiasi kunjungan Raja Salman. Kunjungan ini terjadi setelah 47 tahun. Kunjungan terakhir Kerajaan Arab Saudi dilakukan Raja Arab Saudi Faisal Bin Abdul Aziz pada tahun 1970.
"Kita sangat memberikan apresiasi kepada Raja Salman yang raja telah melakukan napak tilas 47 tahun lalu, raja sebelumnya sudah ke sini," kata Novanto di DPR, Selasa (28/2/2017).
Novanto mengatakan lawatan Raja Arab beserta rombongan yang berjumlah 1.500 orang memiliki arti penting bagi hubungan bilateral, khususnya dalam kerjasama penyelenggaraan haji.
Novanto berharap setelah Raja Arab berkunjung kuota haji untuk Indonesia ditambah.
Dalam pidato nanti, Novanto juga akan menyinggung investasi dan kerjasama ekonomi, termasuk perkembangan dunia investasi, baik perusahaan Arab Saudi di Indonesia atau sebaliknya.
Dia juga akan menyampaikan terkait masalah perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi. Dia berharap ada perhatian dari pemerintah Arab mengenai masalah ini.
"Permasalahan tenaga kerja yang harus diperhatikan untuk memberi perlindungan-perlindungan," kata dia.
Berita Terkait
-
Layanan Lux Buat Raja Salman di DPR, Microphone Dicat Warna Emas
-
Ini Kekuatan TNI-Polri untuk Jaga Raja Salman Selama di Jakarta
-
Menteri-menteri Koordinasi Manfaatkan Kedatangan Raja Salman
-
Bandung Geger Bom Panci, Pengamanan Raja Salman Dibagi 3 Lapis
-
Berapa Tarif Kamar Hotel Raja Salman Per Malam?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati