Suara.com - Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengingatkan para diplomat Korea Utara untuk tidak sembarangan menuduh Malaysia berkonspirasi dengan organisasi atau negara lain dalam kasus pembunuhan Kim Jon Nam, kakak tiri pemimpi Korea Utara Kim Jong Un pada 13 Februari 2017.
Kasus pembunuhan Kim Jong Nam selama ini telah menyedot perhatian internasional sehingga harus ditanggapi secara hati-hati karena berkaitan dengan hubungan kedua negara.
Zahid mengatakan menuduh Malaysia berkomplot dengan negara lain dalam masalah tersebut adalah tidak baik bagi hubungan Malaysia dan Korea Utara.
"Diplomat Korea Utara baik yang ada di sini maupun yang ada di organisasi-organisasi internasional tidak selayaknya memperlakukan Malaysia sama dengan negara-negara yang selama ini mereka bully," kata dia dalam jumpa pers seperti dikutip kantor berita Bernama.
Zahid juga mengatakan delegasi tingkat tinggi Korea Utara yang sudah tiba di Malaysia, telah bertemu dengan para pejabat kementerian luar negeri Malaysia Senin lalu.
Menurut Zahid delegasi Korea Utara itu tidak perlu menemui kepolisian diraja Malaysia.
Delegasi ini datang untuk mengangkut jenazah Kim dan membicarakan penahanan Ri Jong-Chol, seorang warga Korea Utara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat