News / Nasional
Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:13 WIB
Kim Jong Nam (kiri), kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dan perempuan asal Vietnam, Doan Thi Huong, yang menjadi salah satu tersangka pembunuh Kim Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, (13/2) [AFP]

Suara.com - Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengingatkan para diplomat Korea Utara untuk tidak sembarangan menuduh Malaysia berkonspirasi dengan organisasi atau negara lain dalam kasus pembunuhan Kim Jon Nam, kakak tiri pemimpi Korea Utara Kim Jong Un pada 13 Februari 2017.

Kasus pembunuhan Kim Jong Nam selama ini telah menyedot perhatian internasional sehingga harus ditanggapi secara hati-hati karena berkaitan dengan hubungan kedua negara.

Zahid mengatakan menuduh Malaysia berkomplot dengan negara lain dalam masalah tersebut adalah tidak baik bagi hubungan Malaysia dan Korea Utara.

"Diplomat Korea Utara baik yang ada di sini maupun yang ada di organisasi-organisasi internasional tidak selayaknya memperlakukan Malaysia sama dengan negara-negara yang selama ini mereka bully," kata dia dalam jumpa pers seperti dikutip kantor berita Bernama.

Zahid juga mengatakan delegasi tingkat tinggi Korea Utara yang sudah tiba di Malaysia, telah bertemu dengan para pejabat kementerian luar negeri Malaysia Senin lalu.

Menurut Zahid delegasi Korea Utara itu tidak perlu menemui kepolisian diraja Malaysia.

Delegasi ini datang untuk mengangkut jenazah Kim dan membicarakan penahanan Ri Jong-Chol, seorang warga Korea Utara. (Antara)

Load More