Suara.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud turun dari pesawat menggunakan lift khusus penumpang saat tiba di Bandara Ngurah Rai. Sebab tangga eskalator yang dibawa khusus pihak kerajaan tidak bisa berfungsi.
"Raja Salman turun menggunakan 'invalid passenger lift' (IPL) karena tiba-tiba tangga eskalatornya tidak berfungsi," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Hukum Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim, Sabtu (4/3/2017).
Meski demikian, tidak ada kendala berarti karena sang raja turun dengan lancar menggunakan lift yang disediakan pihak bandara setempat.
Pihak kerajaan membawa khusus tangga eskalator itu langsung dari Arab Saudi dan alat serupa digunakan saat Sang Raja berkunjung ke Jakarta.
Raja Salman yang saat itu mengenakan jubah kebesaran atau Bisht berwarna putih itu kemudian antusias menyaksikan tari pendet, tari penyambutan khas Bali yang ditampilkan 50 anak-anak dari Sanggar Tari Sawitri Renon Denpasar.
Orang nomor satu dari negeri kaya minyak itu disambut beberapa pejabat di antaranya Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Golose dan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko.
Raja Salman dan rombongan kemudian menuju Nusa Dua untuk beristirahat dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Agenda Raja Salman dan keluarga kerajaan itu selama di Bali dalam rangka berlibur alias kegiatan pribadi tanpa ada agenda kenegaraan. (Antara)
Baca Juga: Berbaris di Pinggir Jalan, Warga Bali Sambut Raja Salman
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana
-
Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas
-
Cuma 99 Ribu, Bawa Pulang 2 Produk Salon Ternama Johnny Andrean Pakai BRImo
-
5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist
-
BNPB Jelaskan Alasan Ambil Air Kolam Warga untuk Padamkan Karhutla
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi
-
Saatnya Aliansi Sawit Melindungi Petani Swadaya, Bukan Cuma Korporasi
-
Besok, Siswa di Pekanbaru Masuk Sekolah usai Diliburkan Gegara Kabut Asap
-
3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau
-
Pendukung Gus Yusuf Nyatakan Muktamar NU ke-35 Tak Legitimate, Mosi Tak Percaya ke Pimpinan Sidang