Depan rumah Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri bertemu Rosma Mansor, istri Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017), mulai sekitar jam 10.30 WIB.
"Ibu Megawati dalam kapasitas beliau sebagai Presiden kelima, hari ini menerima Ibu Najib dengan didampingi beberapa menteri kabinet kerja, dan juga direncanakan ibu Jusuf Kalla untuk hadir," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, turut hadir.
Hasto mengungkapkan salah satu agenda Rosma Mansor menemui Megawati yaitu mengundang Megawati untuk menjadi pembicara di sebuah acara di Malaysia.
"Pertemuan ini dalam rangka undangan kepada Ibu Mega untuk menjadi pembicara di Malaysia. Di luar itu, karena selama kepemimpinan Ibu Mega beliau banyak memperjuangkan kaum perempuan termasuk dengan undang-undang anti kekerasan dalam rumah tangga. Seputar itulah dialog akan dilakukan," kata dia.
"Ini juga pertemuan persahabatan karena belia kan bersahabat sudah lama," Hasto menambahkan.
"Ibu Megawati dalam kapasitas beliau sebagai Presiden kelima, hari ini menerima Ibu Najib dengan didampingi beberapa menteri kabinet kerja, dan juga direncanakan ibu Jusuf Kalla untuk hadir," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, turut hadir.
Hasto mengungkapkan salah satu agenda Rosma Mansor menemui Megawati yaitu mengundang Megawati untuk menjadi pembicara di sebuah acara di Malaysia.
"Pertemuan ini dalam rangka undangan kepada Ibu Mega untuk menjadi pembicara di Malaysia. Di luar itu, karena selama kepemimpinan Ibu Mega beliau banyak memperjuangkan kaum perempuan termasuk dengan undang-undang anti kekerasan dalam rumah tangga. Seputar itulah dialog akan dilakukan," kata dia.
"Ini juga pertemuan persahabatan karena belia kan bersahabat sudah lama," Hasto menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
-
Kado Ultah ke-79 Megawati: PDIP 'Banjiri' Indonesia dengan Gerakan Tanam Pohon
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?