Suara.com - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang menegaskan, kerukunan umat beragama di Indonesia tidak bisa diusik oleh sejumlah rumor bernada diskriminatif.
Oesman yang juga menjabat Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengungkapkan, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud sudah membuktikan keberagaman umat beragama di Indonesia tidak menjadi penghalang, tapi justru sebagai suatu yang indah.
Pembuktian tersebut, terjadi tatkala Raja Salman mau menjabat tangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang tersandung kasus dugaan penodaan agama.
"Raja Salman bukannya tidak tahu Ahok itu siapa. Tapi, raja menerima jabatan tangan Ahok. Itu hebat,” tutur Oesman di kantornya, Lantai 18 Gedung City Tower, Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Ia mengatakan, keindahan keberagaman umat beragama juga tampak dari hasil Pilkada di Papua Barat. Calon Gubernur Papua Barat Irene Manibuy yang berasal dari kalangan Kristen, juga didukung partai islam.
Partai Islam pendukung Irene ialah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Irene sendiri unggul dalam pemilihan.
”Itu artinya, Indonesia sudah membangun komunikasi umat beragama yang begitu mendalam. Jadi jangan ada yang merusak ini. Khusus Jakarta, saya yakin umat Muslim di ibu kota cerdas, tak lagi bisa diusik dengan rumor bernada diskriminasi," tegas dia.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Antisipasi Insiden Kekerasan di TPS
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga