Suara.com - Sopir angkutan umum di Kota Tangerang, Banten, menggelar aksi mogok massal dan berunjuk rasa menolak keberadaan mode angkutan berbasis aplikasi dalam jaringan (daring), Rabu (8/3/2017).
Aksi tersebut dipusatkan di Kantor Pemerintahan Kota Tangerang, dan mengakibatkan banyak pengguna angkutan kota terlantar.
"Larang beroperasinya transportasi 'online' di Kota Tangerang," teriak para sopir, saat berorasi di Kantor Pemkot Tangerang, seperti dikutip Antara.
Sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas, sebab massa aksi bergerak dari berbagai wilayah dan berkumpul di Kota Tangerang.
Wakapolres Metro Tangerang Kota Akun Komisaris Besar Erwin Kurniawan mengatakan, pihaknya mengerahkan 300 personel untuk mengamankan aksi tersebut.
”Selain polisi, juga dibantu petugas Dishub dan Satpol PP. Kami akan membantu sopir angkutan umum menyampaikan aspirasinya secara tertib,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden