Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki temuan sampah kulit kabel di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2017) lalu.
"(Telah) Dibentuk tim dari Satreskrim Polres Metro Jaksel, yang pertama adalah menelusuri di TKP," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Purwanta, di Polda Metro Jaya, Rabu (8/3/2017).
Menurut Purwanta, tim ini juga akan memeriksa petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang mengangkut sampah kulit kabel itu saat membersihkan gorong-gorong.
"Yang kedua, koordinasi langsung. Sekarang yang mengangkut di truknya itu agar di-BAP. Jadi kami tunggu penelusuran dulu dari rekan-rekan penyidik, dan khususnya Polres Metro Jaksel kita tunggu hasilnya," kata dia.
Dari hasil penyelidikan sementara, menurut Purwanta pula, temuan sampah kulit kabel itu terindikasi masuk dugaan pencurian.
"Unsurnya sudah pasti 363 (dugaan pencurian)," kata dia.
Untuk memastikan jenis sampah kulit kabel itu, polisi kata Purwanta, juga akan mencocokkan jenis kabel yang digunakan PT Telkom atau Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Kan nanti dicek dulu, disamakan dengan PLN. Kita tanyakan ahlinya, apakah ini dari PLN atau dari mana," kata dia.
Untuk memastikan adanya dugaan pencurian tersebut, Purwanta menyampaikan bahwa pihaknya juga masih mendalami asal pemasangan kabel yang ditanam di bawah tanah tersebut.
"Ini manfaatnya untuk apa sih kabel ini? Kalau tembaganya, diarahkannya untuk apa, dijual ke mana? Kan kami mesti tahu, kabel yang ada kodenya ini peruntukannya untuk apa. Nanti kami buka di komputer di PLN atau Telkom bahwa kabelnya harus ada di mana," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung