Suara.com - Dalam surat dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap dua terdakwa mantan pejabat di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, siang tadi, ada 37 nama yang mendapatkan jatah duit proyek pengadaan KTP berbasis elektronik.
Tapi, nama-nama tersebut tidak dibacakan jaksa KPK.
Jaksa KPK Irene Putrie menjelaskan alasan tidak membacakan nama-nama tersebut karena belum ada bukti yang signifikan. Saat ini, jaksa masih fokus pada dua terdakwa, Irman dan Sugiharto.
"Bukan, belum ada bukti yang signifikan. Kami dakwaannya, kan Irman dan Sugiharto. Jadi dakwaan kami fokus kepada Irman dan Sugiharto," ujar Irene usai persidangan.
Irene menuturkan terdakwa Irman dan Sugiharto tidak memberikan uang tersebut secara langsung kepada mereka.
Mengenai nama-nama orang yang mendapatkan jatah, kata Irene, akan disampaikan dalam persidangan yang akan datang.
"Itu kan nanti cerita berikutnya kepada siapa saja yang dikasih," kata Irene.
Nama-nama yang masuk daftar dakwaan, di antaranya Gamawan Fauzi (mantan Mendagri). Anas Urbaningrum (mantan Ketua Fraksi Demokrat di DPR), Arief Wibowo (anggota Komisi II DPR dari fraksi PDI-Perjuangan), Ganjar Pranowo (Wakil Ketua Komisi II DPR dari fraksi PDI Perjuangan saat itu, yang sekarang Gubernur Jawa Tengah), dan Setya Novanto yang sekarang menjadi Ketua DPR dan Ketua Umum Golkar.
Tag
Berita Terkait
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
Praperadilan Paulus Tannos dalam Kasus E-KTP Ditolak Hakim, Ini Alasannya
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Buronan Korupsi e-KTP Paulus Tannos Gugat Praperadilan, KPK: DPO Tak Punya Hak
-
KPK Tak Hadir, Sidang Praperadilan Paulus Tannos Ditunda 2 Pekan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko
-
Ulasan Novel The Good Neighbor, Sisi Gelap Tetangga yang Baik Hati
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa