Suara.com - Meski sempat diragukan, Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap kampanye program terkait rumah DP nol persen. Hampir di semua titik kampannye, Anies selalu menyampaikan, salah satu kebutuhan warga Jakarta saat ini yaitu rumah yang dimiliki secara pribadi.
"Di Jakarta ini banyak sekali orang yang ngga punya rumah. Nyewa, ada yang ngontrak sendiri. Kami merasa itu nggak adil. Salah satu masalah, nggak ada uang untuk bayar DP," kata Anies Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (16/3/2017).
Menurut pasangan Sandiaga Uno, hal itu dapat diatasi dengan program yang ia tawarkan, yakni rumah murah tanpa DP. Kata dia, setiap warga bisa memiliki rumah pribadi dengan cara dicicil.
Ia menjelaskan, program rumah dengan DP 0 persen dapat direalisasikan oleh Pemda DKI dengan melibatkan Bank DKI sebagai penyedia kredit.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardoyo mengungkapkan bahwa harus ada minimum DP untuk penyaluran kredit properti. Hal itu sudah menjadi aturan yang menjadi acuan bagi setiap pengusaha properti.
Anies juga pernah memberi bantahan atas pernyataan Agus. Kata dia, di dalam aturan yang dimaksud, ada klausul yang membolehkan program itu jika diusulkan oleh pemerintah pusat maupun daerah untuk kepentingan publik.
"Kenapa punya rumah malah makin dipersulit, kalau harga makin mahal?" kata Anies.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut