Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj didampingi Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini memberikan keterangan di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (17/11).
Usai deklarasi mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jalan Kramat Raya 164, RT 7, RW 2, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017) sore.
Kedatangan Hary Tanoe, Anies, dan Sandiaga beserta tim diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj dan beberapa pengurus di salah satu ruangan.
Menurut pengamatan, pertemuan tersebut berlangsung santai. Hary Tanoe duduk di kursi deretan sebelah kanan, dekat dengan Said Aqil. Sementara di samping kanan Hary Tanoe, duduk Anies Baswedan, lalu Sandiaga.
Hary Tanoe kemudian menyampaikan tujuan kunjungan sore ini.
Hary Tanoe menjelaskan berbagai pertimbangan kenapa kemudian memutuskan untuk mendukung Anies-Sandiaga di pilkada Jakarta putaran kedua. Menurut dia visi dan misi kepemimpinan pasangan tersebut senada.
"Yang dibutuhkan Jakarta yaitu menata dengan merata," kata Hary Tanoe.
"Kita butuh pemimpin yang milik semua. Dan jakarta butuh itu. Sebab kalau terus terjadi gejolak, dikhawatirkan investasi nggak masuk," Hary Tanoe menambahkan.
Setelah mendengarkan apa yang disampaikan Hary Tanoe, Said Aqil kemudian berbicara dengan diawali memperkenalkan pengurus yang duduk di sebelah kirinya.
Dia berpesan agar pilkada dapat dilaksanakan dengan lancar. Dia mendoakan agar pesta demokrasi berlangsung baik.
Setelah menyampaikan pandangan, Said Aqil memimpin doa.
Kedatangan Hary Tanoe, Anies, dan Sandiaga beserta tim diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj dan beberapa pengurus di salah satu ruangan.
Menurut pengamatan, pertemuan tersebut berlangsung santai. Hary Tanoe duduk di kursi deretan sebelah kanan, dekat dengan Said Aqil. Sementara di samping kanan Hary Tanoe, duduk Anies Baswedan, lalu Sandiaga.
Hary Tanoe kemudian menyampaikan tujuan kunjungan sore ini.
Hary Tanoe menjelaskan berbagai pertimbangan kenapa kemudian memutuskan untuk mendukung Anies-Sandiaga di pilkada Jakarta putaran kedua. Menurut dia visi dan misi kepemimpinan pasangan tersebut senada.
"Yang dibutuhkan Jakarta yaitu menata dengan merata," kata Hary Tanoe.
"Kita butuh pemimpin yang milik semua. Dan jakarta butuh itu. Sebab kalau terus terjadi gejolak, dikhawatirkan investasi nggak masuk," Hary Tanoe menambahkan.
Setelah mendengarkan apa yang disampaikan Hary Tanoe, Said Aqil kemudian berbicara dengan diawali memperkenalkan pengurus yang duduk di sebelah kirinya.
Dia berpesan agar pilkada dapat dilaksanakan dengan lancar. Dia mendoakan agar pesta demokrasi berlangsung baik.
Setelah menyampaikan pandangan, Said Aqil memimpin doa.
Komentar
Berita Terkait
-
CMNP Ajukan Sita Jaminan Rumah di Beverly Hills AS Milik Hary Tanoe, Ada Apa?
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
KPK Panggil Kakak Hary Tanoe dalam Kasus Bansos Hari Ini
-
'Sakit Hati' Lama Terbongkar di Pengadilan, Jusuf Hamka: Saya Dizalimi Hary Tanoe
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!
-
Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
-
Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel
-
Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU
-
Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik
-
Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza