Suara.com - Tim sukses pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni, menilai pernyataan calon gubernur nomor urut tiga Anies Baswedan menngenai proyek reklamasi Teluk Jakarta Utara tidak konsisten.
Anies menepis penilaian tersebut. Anies menegaskan tetap menghormati keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta yang mengabulkan seluruh gugatan nelayan atas Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2485 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau F, Pulau I, dan Pulau K.
"Loh PTUN-nya dibatalkan masa iya kami menentang, ya saya ikuti, justru PTUN setuju dan sepakat dengan keputusan saya. Jadi nggak usah diplintir-plintirin sama yang disana (tim Ahok-Djarot). Sudah jelas kami posisinya dari awal, kepentingan publik dinomorsatukan, bukan kepentingan sekelompok orang dan kepentingan komersial saja," ujar Anies di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2017).
Sebaliknya, Anies mempertanyakan sikap Ahok setelah pengadilan memenangkan gugatan nelayan.
"Makanya saya tanya posisi Pak Basuki gimana ya? Menerima nggak ya keputusan PTUN ? Sudah pernah ditanya belum? Menerima atau tidak? Kalau saya putusan PTUN saya terima, saya setuju putusan itu," kata dia.
Anies menegaskan jika terpilih menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022 tidak akan mengajukan banding atas putusan PTUN yang membatalkan izin reklamasi.
"Kan saya katakan kalau saya gubernur saya enggak akan naik banding, saya akan terima putusannya. Jadi menurut saya nggak bisa dinilai balik, bahkan kita tegas soal reklamasi ini dan sudah tegas selama ini," kata dia.
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?