Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor 3, Sandiaga Uno mengatakan dirinya yakin tidak melanggar hukum dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta, Senin (20/3/2017) terkait pemanggilan Polda Metro Jaya kepada calon gubernur DKI Jakarta itu sehubungan adanya dugaan penggelapan tanah senilai Rp7 miliar.
Dia dilaporkan Fransisca 8 Maret 2017 dengan ditudingan terlibat penggelapan dana Rp7 miliar yang merupakan hasil penjualan sebidang tanah milik pelapor di kawasan Tangerang Selatan pada tahun 2013.
"Saya mendapat panggilan dan saya serahkan masalah ini ke tim hukum. Tadi saya sudah dibriefing, kasusnya secara kesimpulan saya, dua sahabat saya yang sudah berteman 60 tahun lebih dan sekarang mereka ada kesalahpahaman yang dipicu oleh politik," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, seperti dilaporkan Antara.
Perseteruan itu mau didamaikan, karena berteman 60 tahun lebih tapi mengalami perpecahan, sangat disayangkan, katanya.
Sandiaga dipanggil Polda Metro Jaya untuk melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut pada Selasa (21/3).
"Saya sedang tanya ke tim hukum, karena kebutuhkan melengkapi dokumen dan jadwal saya sudah padat sekali di penghujung 19 April, kita hanya punya waktu 29 hari lagi dari sekarang. Sekarang saya konsultasi dengan tim hukum dan biar tim hukum jelaskan posisi kami," kata Sandiaga.
Pasangan dari Calon Gubernur, Anies Baswedan itu tidak mau berprasangka buruk terhadap pemanggilannya bahwa ada kaitannya dengan Pilkada DKI.
"Saya nggak mau suudzon, tapi ada yang memberikan informasi bahwa ini kriminalisasi dari politik, ada yang bilang politisasi dari sebuah kasus karena sebetulnya ini bukan tindak pidana," kata Sandiaga.
Baca Juga: Mau Diperiksa Polisi Lagi, Sandiaga Tanggapi Serius
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno