Suara.com - Operator Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencatat adanya lonjakan volume kendaraan menuju arah Bandung dan sekitarnya pada Sabtu sore, menjelang libur Nyepi 2017.
"Peningkatan volume ini juga berimbas pada munculnya beberapa titik kemacetan, seperti di Simpang susun Cikunir tiga pertemuan kendaran yang dari arah Cawang, Cikunir dan Cakung menuju arah Bandung. Kondisi saat ini volume kendaran sangat padat," kata Humas PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek M Icksan Kartika di Bekasi, Sabtu.
Kecepatan kendaraan dari arah Cawang menuju Cikunir tercatat rata-rata 20-30 km/jam, sementara Cikunir - Cikarang Utama mencapai 30- 50 km/jam dan Cikarang utama 20- 40 km/jam.
Menurut dia, kepadatan juga terpantau pada kendaran yang keluar dari Rest Area KM 19 yang menjadi pertemuan kendaraan dari jalur utama sehingga kecepatan kendaraan yang mengarah ke Bandung menjadi berkurang.
"Kondisi Gerbang Tol Cikarang Utama saat ini tercatat panjang antriannya mencapai 10 - 15 kendaraan," katanya.
Kartika memastikan, arus kendaraan yang mengarah ke Bandung dan sekitarnya mulai lancar usai melalui KM40.
"Kecepatan kendaraan yang memasuki ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bersamaan, banyak juga kendaraan yang menuju Bandung dan Cipali karena hari Sabtu dan Minggu," katanya.
Dikatakan Kartika, pihaknya juga telah menyediakan petugas Polisi Jalan Raya, Layanan Jalan Tol serta derek jalan tol guna antisipasi gangguan lalu lintas.
"Keamanan dan ketertiban kami pantau lewat observasi serta CCTV," katanya. [Antara]
Tag
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?